Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Juni 2024 | 16.32 WIB

Gara-gara Lapangan Keriting, Thom Haye Zonk, Ingin Selebrasi Ala Mbappe Malah Terjerembap dan Lututnya Terluka

Thom Haye berselebrasi usai mencetak gol dalam kemenangan 2-0 Indonesia atas Filipina di SUGBK pada Selasa malam (11/6)

JawaPos.com-Laga antara Indonesia melawan Filipina dalam matchday terakhir Grup F putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (11/06/2024) menyisakan cerita tragis sekaligus mengundang tawa. Salah satu bintang Timnas Indonesia, Thom Haye, mengalami momen tak terlupakan setelah mencetak gol indah namun gagal melakukan selebrasi yang diinginkannya.

Indonesia tampil dominan di laga tersebut, mengalahkan Filipina dengan skor 2-0. Thom Haye menjadi salah satu pahlawan kemenangan Garuda setelah mencetak gol pada menit ke-32. Gol tersebut tercipta melalui tendangan jarak jauh yang berhasil menjebol gawang Filipina, membuat ribuan suporter di SUGBK bersorak gembira.

Setelah mencetak gol, Haye mencoba merayakan momen itu dengan gaya selebrasi knee slide ala Kylian Mbappe. Namun, harapan Haye untuk meniru selebrasi megabintang Prancis tersebut berakhir zonk. Lapangan SUGBK yang kondisinya kurang mulus membuat Haye kehilangan keseimbangan dan terjatuh dengan lututnya menggesek tanah, menyebabkan luka baret di lututnya.

Momen selebrasi yang gagal ini langsung menarik perhatian netizen. Media sosial ramai dengan berbagai reaksi terkait kejadian tersebut. Beberapa netizen menganggap momen itu lucu, sementara yang lain merasa kasihan pada Haye karena cedera yang dialaminya. Tidak sedikit juga yang memprotes kondisi lapangan SUGBK yang dinilai buruk dan tidak layak untuk pertandingan internasional sekelas kualifikasi Piala Dunia.

Selebrasi knee slide memang menjadi salah satu gaya selebrasi yang populer di kalangan pesepakbola dunia. Namun, untuk melakukannya dengan sempurna, dibutuhkan kondisi lapangan yang mendukung. Sayangnya, kondisi lapangan SUGBK yang tidak optimal membuat Thom Haye harus menanggung akibatnya.

Kemenangan atas Filipina tidak hanya memastikan langkah Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri tim. Timnas Indonesia menunjukkan performa yang solid dan determinasi yang tinggi, meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi lapangan yang tidak ideal.

Selain itu, dukungan dari para suporter di stadion juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan Indonesia. Kehadiran ribuan suporter yang memenuhi SUGBK memberikan energi positif bagi para pemain di lapangan. Atmosfer yang tercipta di stadion sangat membantu tim dalam mempertahankan semangat juang mereka hingga akhir pertandingan.

Meskipun momen selebrasi Thom Haye berakhir dengan kejadian yang tidak diinginkan, itu menjadi pengingat akan pentingnya kualitas fasilitas olahraga, termasuk kondisi lapangan. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan bisa lebih memperhatikan dan meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga di Indonesia agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore