Thom Haye berselebrasi usai mencetak gol dalam kemenangan 2-0 Indonesia atas Filipina di SUGBK pada Selasa malam (11/6)
JawaPos.com-Laga antara Indonesia melawan Filipina dalam matchday terakhir Grup F putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (11/06/2024) menyisakan cerita tragis sekaligus mengundang tawa. Salah satu bintang Timnas Indonesia, Thom Haye, mengalami momen tak terlupakan setelah mencetak gol indah namun gagal melakukan selebrasi yang diinginkannya.
Indonesia tampil dominan di laga tersebut, mengalahkan Filipina dengan skor 2-0. Thom Haye menjadi salah satu pahlawan kemenangan Garuda setelah mencetak gol pada menit ke-32. Gol tersebut tercipta melalui tendangan jarak jauh yang berhasil menjebol gawang Filipina, membuat ribuan suporter di SUGBK bersorak gembira.
Setelah mencetak gol, Haye mencoba merayakan momen itu dengan gaya selebrasi knee slide ala Kylian Mbappe. Namun, harapan Haye untuk meniru selebrasi megabintang Prancis tersebut berakhir zonk. Lapangan SUGBK yang kondisinya kurang mulus membuat Haye kehilangan keseimbangan dan terjatuh dengan lututnya menggesek tanah, menyebabkan luka baret di lututnya.
Momen selebrasi yang gagal ini langsung menarik perhatian netizen. Media sosial ramai dengan berbagai reaksi terkait kejadian tersebut. Beberapa netizen menganggap momen itu lucu, sementara yang lain merasa kasihan pada Haye karena cedera yang dialaminya. Tidak sedikit juga yang memprotes kondisi lapangan SUGBK yang dinilai buruk dan tidak layak untuk pertandingan internasional sekelas kualifikasi Piala Dunia.
Selebrasi knee slide memang menjadi salah satu gaya selebrasi yang populer di kalangan pesepakbola dunia. Namun, untuk melakukannya dengan sempurna, dibutuhkan kondisi lapangan yang mendukung. Sayangnya, kondisi lapangan SUGBK yang tidak optimal membuat Thom Haye harus menanggung akibatnya.
Kemenangan atas Filipina tidak hanya memastikan langkah Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri tim. Timnas Indonesia menunjukkan performa yang solid dan determinasi yang tinggi, meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi lapangan yang tidak ideal.
Selain itu, dukungan dari para suporter di stadion juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan Indonesia. Kehadiran ribuan suporter yang memenuhi SUGBK memberikan energi positif bagi para pemain di lapangan. Atmosfer yang tercipta di stadion sangat membantu tim dalam mempertahankan semangat juang mereka hingga akhir pertandingan.
Meskipun momen selebrasi Thom Haye berakhir dengan kejadian yang tidak diinginkan, itu menjadi pengingat akan pentingnya kualitas fasilitas olahraga, termasuk kondisi lapangan. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan bisa lebih memperhatikan dan meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga di Indonesia agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
