Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Juni 2024 | 21.20 WIB

Kasus Elkan Baggott Makin Panas Setelah Kedapatan Hapus PSSI di Bio Instagram Pribadinya

KERUH: Masalah Elkan Baggott dengan Timnas Indonesia makin keruh dengan hilangnya PSSI di bio Instagram pribadinya. (Instagram Elkan Baggott) - Image

KERUH: Masalah Elkan Baggott dengan Timnas Indonesia makin keruh dengan hilangnya PSSI di bio Instagram pribadinya. (Instagram Elkan Baggott)

JawaPos.com — Elkan Baggott, bek andalan Timnas Indonesia, kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan tindakannya di media sosial.

Elkan diketahui menghapus nama PSSI dari bio Instagram pribadinya pada Kamis, 30 Mei 2024. Langkah ini sontak menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air. Apa yang sebenarnya terjadi? Berikut penjelasannya.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji merespons sikap Elkan Baggott dengan tenang. Ketika ditemui sejumlah media di sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 31 Mei 2024, Sumardji memilih untuk tidak berkomentar banyak. "No comment, tanya sendiri ke Elkan-lah," ujarnya singkat. Respons ini menunjukkan kehati-hatian Sumardji dalam menangani isu yang sedang panas di kalangan pencinta Timnas Indonesia.

Elkan Baggott, yang dikenal sebagai bek tangguh dengan tinggi menjulang, memutuskan untuk menghapus tag akun @pssi dari bio Instagram pribadinya. Keputusan ini tentu saja memancing reaksi dari para pendukung Timnas Indonesia. Banyak yang mempertanyakan alasan di balik tindakan tersebut, sementara sebagian besar pendukung meminta agar tidak ada pihak yang memperkeruh situasi.

Polemik ini bermula dari babak play-off Olimpiade 2024. Saat itu, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memanggil Elkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23. Namun, baik Elkan maupun klubnya, Ipswich Town, tidak memberikan jawaban yang jelas. Hal ini membuat hubungan antara Elkan dan pihak timnas menjadi renggang.

Elkan Baggott baru saja menyelesaikan musim kompetisi bersama Ipswich Town yang berhasil promosi ke Liga Inggris. Setelah itu, Elkan memutuskan untuk menikmati liburannya. Dia terlihat berlibur ke Maldives bersama kekasihnya dan kini berada di New York, Amerika Serikat. Tindakan ini memicu kemarahan Shin Tae-yong, yang akhirnya tidak memanggil Elkan untuk skuad Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ini bukan kali pertama Elkan tidak dipanggil ke skuad Timnas senior. Sebelumnya, dia juga absen dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret 2024 karena mengalami cedera. Absennya Elkan dalam beberapa kesempatan penting tentu menimbulkan tanda tanya besar di kalangan penggemar sepak bola Indonesia.

Elkan Baggott adalah salah satu pemain yang memiliki masa depan cerah dalam dunia sepak bola. Lahir di Bangkok, Thailand, pada 23 Oktober 2002, Elkan memiliki darah campuran Inggris-Indonesia. Dia memulai karier sepak bolanya di akademi Ipswich Town dan telah menunjukkan bakat luar biasa sejak usia muda. Tinggi badannya yang mencapai 1,94 meter menjadi keuntungan tersendiri bagi Elkan, terutama dalam duel udara dan pertahanan.

Sejak memutuskan untuk membela Timnas Indonesia, Elkan telah menjadi andalan di lini belakang. Keberadaannya memberikan rasa aman bagi tim, terutama dalam menghadapi serangan lawan. Namun, polemik yang terjadi belakangan ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Elkan dan Timnas Indonesia.

Para pendukung Timnas Indonesia berharap agar Elkan dan PSSI bisa segera menyelesaikan permasalahan ini dengan baik. Sikap saling pengertian dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menyelesaikan konflik. Timnas Indonesia membutuhkan pemain-pemain terbaiknya untuk dapat bersaing di level internasional, termasuk dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dalam konteks ini, penting bagi semua pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana. Kehadiran Elkan di Timnas Indonesia tentu sangat diharapkan oleh banyak pihak. Namun, keputusan tetap berada di tangan Shin Tae-yong, yang memiliki wewenang penuh dalam pemilihan pemain.

Komunikasi yang baik antara pemain, pelatih, dan pihak federasi sepak bola sangat diperlukan untuk menjaga keharmonisan tim. Situasi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena bisa berdampak negatif pada performa tim secara keseluruhan. Elkan Baggott, dengan semua talenta dan potensinya, masih sangat diperlukan oleh Timnas Indonesia untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Kita semua berharap agar Elkan Baggott dan PSSI bisa segera menyelesaikan permasalahan ini. Dukungan dari para pendukung tentu sangat penting dalam menjaga semangat dan motivasi pemain. Bagaimanapun, sepak bola adalah olahraga tim yang membutuhkan kerja sama dan harmonisasi dari semua pihak yang terlibat.

Dalam beberapa pekan ke depan, akan menarik untuk melihat perkembangan lebih lanjut mengenai hubungan Elkan dengan Timnas Indonesia. Apakah akan ada pertemuan khusus antara pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini? Atau, apakah Elkan akan kembali fokus membela klubnya di Liga Inggris? Yang pasti, para penggemar Timnas Indonesia berharap agar semua masalah bisa diselesaikan dengan baik dan tim bisa kembali fokus untuk meraih prestasi di kancah internasional.

Sebagai penutup, mari kita dukung Elkan Baggott dan Timnas Indonesia dengan cara yang positif. Setiap pemain tentu memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya, namun tetap harus dalam koridor profesionalisme. Semoga masalah ini bisa segera menemukan titik terang dan Timnas Indonesia bisa kembali tampil solid di setiap pertandingan yang mereka hadapi.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore