Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Mei 2024 | 14.47 WIB

Manajemen Deltras Sidoarjo Buka Suara Terkait Timnya Masuk Daftar Hitam FIFA, Anggap Bukan Masalah Besar

Tim Deltras Sidoarjo akan berupaya menyelesaikan permasalahan yang diperkarakan oleh FIFA./Radar Sidoarjo - Image

Tim Deltras Sidoarjo akan berupaya menyelesaikan permasalahan yang diperkarakan oleh FIFA./Radar Sidoarjo

JawaPos.com - Federasi sepak bola dunia (FIFA) telah merilis sepuluh tim asal Indonesia yang masuk dalam daftar hitam sanksi FIFA per 13 Mei 2024. Salah satu diantaranya adalah Deltras Sidoarjo.

Deltras Sidoarjo terancam tidak dapat melakukan aktivitas transfer pemain jika sanksi tersebut jadi dikenakan karena belum memenuhi persyaratan tertentu.

Padahal, Deltras Sidoarjo baru saja dinobatkan sebagai satu-satunya tim dari Liga 2 yang lolos lisensi dari federasi sepakbola Asia (AFC).

Menanggapi hal tersebut, CEO Deltras Sidoarjo, Amir Burhannudin menjamin jika permasalahan yang akan dikenakan kepada timnya dari FIFA bukanlah hal yang terlalu serius, sehingga ia meminta para pendukung tidak perlu khawatir.

"Aman, hanya administrasi saja, tidak ada masalah, baik-baik saja," ucapnya Selasa (21/5) seperti dikutip dari Radar Sidoarjo.

Amir juga memberi pengertian kepada para pendukung bahwa meskipun Deltras Sidoarjo masuk ke kategori sanksi, belum tentu termasuk dalam tim yang bermasalah, karena segalanya bisa diatasi asalkan bisa melengkapi dokumen yang diminta FIFA.

"Tidak semua yang tertera dalam sistem banned itu bermasalah, bisa jadi tapi kami pegang semua dokumen pemberesan, tinggal konfirmasi saja," terangnya.

Karena itu pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Asprov PSSI Jawa Timur itu menganggap jika masalah tersebut merupakan hal yang biasa.

Dia juga menegaskan bahwa tim kebanggaan Sidoarjo itu tidak ada masalah penunggakan gaji pada para pemain. Semuanya sesuai dengan yang tertera di kontrak.

"Yang pasti tidak ada tunggakan gaji sama sekali," tegasnya.

Amir menjelaskan jika dia mengetahui adanya permasalahan tersebut, dia dengan cepat berkoordinasi dengan PSSI serta FIFA.

Maka dari itu, dengan adanya peringatan sanksi dari FIFA tersebut, pihaknya segera menyelesaikannya.

"Sejak kami tahu ada ancaman sanksi, kami sudah berkoordinasi dengan PSSI dan selanjutnya akan mengirim surat ke FIFA," pungkasnya.

Sebagai informasi, sejumlah klub asal Indonesia hingga kini masih termasuk dalam daftar hitam (registration ban) FIFA.

Dikutip dari laman resmi FIFA, selain Deltras Sidoarjo, klub lain yang termasuk dalam daftar tersebut adalah Persija, Persiwa Wamena, Persikab, Persikabo, Persiraja, Barito Putera, PSM Makassar, PSS Sleman, dan SADA Sumut.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore