Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2026 | 08.45 WIB

Gianni Infantino Buka Suara soal Wasit Somalia Ditolak AS, Singgung Wewenang Tuan Rumah Piala Dunia

Presiden FIFA Gianni Infantino. (Istimewa) - Image

Presiden FIFA Gianni Infantino. (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan tanggapan terkait kasus yang menimpa wasit asal Somalia Omar Artan. Dia dilaporkan tidak dapat bertugas di ajang Piala Dunia setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut muncul dalam sesi konferensi pers ketika Infantino ditanya jurnalis BBC apakah dirinya merasa malu dengan situasi yang dialami sang wasit. Namun, Infantino memilih memberikan jawaban yang menyoroti batas kewenangan federasi sepak bola dunia terhadap kebijakan suatu negara.

“Pada Piala Dunia Wanita 2035, yang saya kira akan digelar di Britania Raya, apakah menurut Anda wajar jika FIFA mendikte pemerintah soal siapa yang boleh masuk ke negara itu dan siapa yang tidak?” ujar Infantino dalam konferensi pers tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan seorang ofisial pertandingan yang seharusnya bertugas di bawah naungan FIFA, namun terhambat oleh kebijakan imigrasi negara tuan rumah. Omar Artan disebut telah masuk dalam daftar wasit yang disiapkan untuk turnamen internasional, namun gagal menjalankan tugasnya setelah proses visa atau izin masuk tidak disetujui oleh otoritas Amerika Serikat.

Situasi ini memunculkan kembali diskusi lama tentang sejauh mana FIFA memiliki kontrol terhadap operasional turnamen di negara tuan rumah. Pernyataan Infantino tersebut juga dapat dibaca sebagai penegasan bahwa FIFA memiliki keterbatasan dalam urusan politik dan kebijakan domestik negara penyelenggara.

Meski FIFA mengatur kompetisi, keputusan terkait masuknya individu tetap berada di tangan pemerintah masing-masing negara. Di sisi lain, kasus ini menimbulkan pertanyaan di kalangan publik sepak bola mengenai konsistensi penyelenggaraan turnamen global, terutama ketika melibatkan peserta dari berbagai negara dengan latar belakang politik yang berbeda.

Hingga kini, FIFA belum memberikan detail tambahan terkait langkah lanjutan atas kasus Omar Artan, termasuk apakah akan ada pengganti atau evaluasi khusus terhadap proses penunjukan ofisial pertandingan di turnamen mendatang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore