
Presiden FIFA Gianni Infantino. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan tanggapan terkait kasus yang menimpa wasit asal Somalia Omar Artan. Dia dilaporkan tidak dapat bertugas di ajang Piala Dunia setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut muncul dalam sesi konferensi pers ketika Infantino ditanya jurnalis BBC apakah dirinya merasa malu dengan situasi yang dialami sang wasit. Namun, Infantino memilih memberikan jawaban yang menyoroti batas kewenangan federasi sepak bola dunia terhadap kebijakan suatu negara.
“Pada Piala Dunia Wanita 2035, yang saya kira akan digelar di Britania Raya, apakah menurut Anda wajar jika FIFA mendikte pemerintah soal siapa yang boleh masuk ke negara itu dan siapa yang tidak?” ujar Infantino dalam konferensi pers tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan seorang ofisial pertandingan yang seharusnya bertugas di bawah naungan FIFA, namun terhambat oleh kebijakan imigrasi negara tuan rumah. Omar Artan disebut telah masuk dalam daftar wasit yang disiapkan untuk turnamen internasional, namun gagal menjalankan tugasnya setelah proses visa atau izin masuk tidak disetujui oleh otoritas Amerika Serikat.
Situasi ini memunculkan kembali diskusi lama tentang sejauh mana FIFA memiliki kontrol terhadap operasional turnamen di negara tuan rumah. Pernyataan Infantino tersebut juga dapat dibaca sebagai penegasan bahwa FIFA memiliki keterbatasan dalam urusan politik dan kebijakan domestik negara penyelenggara.
Meski FIFA mengatur kompetisi, keputusan terkait masuknya individu tetap berada di tangan pemerintah masing-masing negara. Di sisi lain, kasus ini menimbulkan pertanyaan di kalangan publik sepak bola mengenai konsistensi penyelenggaraan turnamen global, terutama ketika melibatkan peserta dari berbagai negara dengan latar belakang politik yang berbeda.
Hingga kini, FIFA belum memberikan detail tambahan terkait langkah lanjutan atas kasus Omar Artan, termasuk apakah akan ada pengganti atau evaluasi khusus terhadap proses penunjukan ofisial pertandingan di turnamen mendatang.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
