Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Mei 2024 | 13.28 WIB

Coach Justin Sebut Marselino Harus Ubah Gaya Bermain Jika ingin Berkembang

Coach Justin. (YouTube Justinus Lhaksana) - Image

Coach Justin. (YouTube Justinus Lhaksana)

JawaPos.com - Seorang pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana, mengomentari performa Marselino Ferdinan dalam laga Indonesia vs Irak pada Kamis (2/5). Pria yang akrab disapa Coach Justin itu mengakui bahwa Marselino terlalu individualis.
 
Coach Justin menyebut bahwa Marselino memang pemain yang luar biasa berbakat, tapi bakat saja tidak cukup.
 
Mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia itu menyebut bahwa Marselino harus mengubah gaya bermainnya yang terlalu individualis. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar sang pemain berkembang, terutama dari segi karir. 
 
"Marselino dengan bakat yang luar biasa, kalau dia enggak mau berubah, dia enggak akan kemana-mana. Kalau dia tetap egois kayak gini, dia enggak akan kemana-mana. Ujung-ujungnya balik ke Liga 1," kata Coach Justin dalam sebuah unggahan video di kanal YouTube Justinus Lhaksana, Sabtu (4/5).
 
Coach Justin turut menyoroti minimnya menit bermain yang didapatkan Marselino di klubnya di Belgia, Deinze. Gaya permainan yang individualis disebut menjadi salah satu alasan Marselino jarang mendapat kesempatan bermain.
 
Menurut pria yang tumbuh besar di Belanda itu, sepak bola Eropa lebih mengedepankan taktikal dibanding kemampuan individu. Maka dari itu, Marselino tidak bisa terus-terusan bermain seperti ini jika ingin berkembang.
 
"Di Eropa lu enggak bisa main kayak gini. Di Eropa lu dapat kesempatan empat menit, lima menit, lu harus buktikan kalau lu selanjutnya lu layak main empat sampai lima menit lagi," ujarnya.
 
Coach Justin juga menyoroti performa Rafael Struick di pertandingan melawan Irak. Terlepas dari dua golnya saat melawan Korea Selatan, Coach Justin menilai bahwa Struick terkadang juga masih bermain individualis. 
 
Meski begitu, Coach Justin juga tidak menyangkal fakta bahwa Marselino dan Struick tetap bekerja keras dan berusaha untuk berkontribusi bagi tim. 
 
Pria berusia 56 tahun itu juga berharap agar kekurangan-kekurangan yang ada bisa segera diperbaiki, sebab Timnas Indonesia akan bermain melawan Guinea dalam waktu dekat.
 
Seperti diketahui, sebagai tim peringkat keempat di ajang AFC U-23 Asian Cup 2024, Indonesia harus menang di pertandingan play-off melawan Guinea pada Kamis (9/5) jika ingin meraih tiket ke Olimpiade Paris 2024.
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore