
Bruno Moreira dipastikan absen bela Persebaya Surabaya hadapi Dewa United. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya meraih hasil mengecewakan saat imbang menghadapi Dewa United 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo kemarin malam (1/2). Padahal, pada dua laga sebelumnya sejak Bernardo Tavares resmi melatih, mereka selalu menang.
Sebenarnya potensi untuk meraih hattrick kemenangan bagi Bernardo Tavares bisa terjadi karena Persebaya sempat unggul lewat gol Francisco Rivera pada menit 22. Namun segera disamakan oleh Kafiatur pada menit 29.
Dewa United bahkan bermain dengan 10 orang sejak pertengahan menit 30 karena Nick Kuipers dikartu merah. Tetapi hingga laga berakhir, Persebaya gagal menambah gol dan harus puas meraih satu poin.
Pada pertandingan itu, performa kapten Persebaya, Bruno Moreira juga tak seperti biasanya. Ia bermain kurang memukau, bahkan ratingnya buruk. Menurut Sofascore, ia hanya mendapat nilai 64, salah satu yang paling rendah di skuad Green Force kemarin.
Ia bahkan tidak melepaskan satu tendangan pun, baik itu tendangan melenceng maupun shoot on goal. Akurasi passingnya juga hanya 60 persen, dan akurasi umpan crossingnya lebih parah, yaitu hanya 50 persen.
Bruno sendiri mengakui performanya kurang baik sehingga turut berpengaruh pada tim secara keseluruhan, dan mengecewakan para Bonek dan Bonita yang telah hadir.
“Ini bukan hasil terbaik. Kami bermain di kandang dan mengharapkan tiga poin, tetapi kami harus menemukan cara yang lebih baik untuk mencetak gol,” ujar Bruno seperti dikutip dari Antara.
Performa buruk pemain asal Brasil itu diperparah dengan kartu kuning yang dia dapatkan pada laga big match tersebut. Akibatnya ia dicoret dari skuad Green Force pekan depan saat bertandang ke Bali United karena hukuman akumulasi kartu.
“(Meski saya tidak main), namun, saya mendoakan yang terbaik bagi rekan-rekan untuk mendapatkan tiga poin kembali di Bali,” pungkasnya.
Ungkapan kekecewaan juga dilontarkan sang pelatih, Bernardo Tavares. Ia bahkan menyayangkan aliran bola yang dilakukan para pemainnya sangat lamban, sehingga serangan menjadi tidak efektif karena tim lawan sudah menutup ruang tempak Persebaya.
“Meski unggul jumlah pemain, kami tidak cukup pintar memindahkan bola dengan cepat. Sekarang kita bisa mengirim email lebih cepat, tetapi pemain justru berlari membawa bola seperti tukang pos,” tukasnya.
Hasil imbang ini tentu menjadi modal yang kurang bagus untuk menghadapi tuan rumah Bali United pada pekan depan, apalagi tanpa diperkuat Bruno Moreira yang sejauh ini merupakan pencetak gol terbanyak tim.
Baca Juga: Bruno Moreira Catat Rating Terendah! Rapor Lengkap Persebaya Surabaya usai Ditahan Imbang Dewa United
Meski tanpa Bruno Moreira, tampaknya trio MBG masih bisa terbentuk saat bertandang ke Bali karena Green Force masih punya satu Bruno lagi, yaitu Bruno Paraíba yang bisa diharapkan membantu meningkatkan ketajaman barisan depan Persebaya bersama Malik Risaldi dan Gali Freitas. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
