
WASPADA MANTAN: Ze Valente bisa jadi pemain yang akan berikan siksa mantan kepada Persebaya Surabaya di laga terakhir Liga 1 Indonesia. (Instagram Ze Valente)
JawaPos.com — Pekan ke-34 BRI Liga 1 2023/2024 menyuguhkan pertarungan menarik antara Persebaya Surabaya dan Persik Kediri. Dua tim ini akan bertemu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu (28/4) sore.
Bagi Persebaya, pertandingan ini bukan hanya sekadar laga biasa, melainkan kesempatan terakhir untuk menutup musim dengan kemenangan demi menciptakan akhir yang bahagia.
Persebaya Surabaya, yang dikenal sebagai Green Force, tengah berjuang keras untuk mengakhiri musim dengan prestasi yang memuaskan. Namun, tim asuhan Paul Munster ini sedang tersungkur setelah menelan tiga kekalahan beruntun dalam kompetisi ini. Dalam pertandingan terakhir, mereka harus menelan kekalahan telak 0-2 dari Bali United.
Tentu saja, kekalahan tersebut menjadi cambuk bagi Persebaya untuk bangkit dan tampil lebih baik di pertandingan berikutnya. Pelatih Paul Munster pun menegaskan bahwa timnya harus mengakhiri musim dengan kemenangan. Dia menekankan pentingnya bermain untuk kebanggaan, baik bagi pemain sendiri, keluarga mereka, maupun masyarakat Surabaya.
“Ini pertandingan terakhir, tujuannya akhir yang bahagia. Kami ingin menang. Kami ingin bermain untuk kebanggaan. Kebanggaan bagi diri mereka sendiri, keluarga mereka, dan bagi masyarakat Surabaya,” ucap Munster.
“Kami harus mengakhirinya dengan kemenangan. Jadi, saya akan memainkan pemain yang siap bermain dan ingin bermain."
"Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa. Kami mempersiapkan hal yang sama, yang terbaik yang kami bisa untuk memenangkan pertandingan,” imbuh pelatih Persebaya Surabaya itu.
Namun, Green Force harus mewaspadai ancaman dari mantan pemain mereka ketika menghadapi Persik Kediri. Tiga kekalahan beruntun yang mereka alami sebelumnya disebabkan oleh mantan pemain Persebaya yang tampil gemilang bersama lawan-lawan mereka. Ricky Kambuaya dan Ahmad Nufiandani dari Dewa United, serta David a Silva dari Persib Bandung, menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Persebaya. Bahkan, dalam kekalahan dari Bali United, gol pembuka mereka dicetak oleh mantan pemain Persebaya, Irfan Jaya.
Kini, Persebaya harus berhadapan dengan dua mantan pemain mereka di Persik Kediri, yaitu Ze Valente dan Mochammad Supriadi. Kedua pemain ini memiliki pengalaman bermain bersama Persebaya dan tentu saja akan menjadi ancaman serius bagi tim tuan rumah.
Meskipun demikian, Paul Munster menegaskan bahwa fokusnya adalah pada tim secara keseluruhan. Dia tidak ingin terlalu memusingkan keberadaan mantan pemain, melainkan lebih menekankan pada persiapan tim dan cara bermain mereka. Persebaya harus menunjukkan performa terbaiknya di pertandingan terakhir musim ini, terutama karena mereka masih memiliki catatan produktivitas gol terendah di Liga 1.
“Saya fokus pada tim, saya tidak fokus pada individu. Saya tahu kekuatan mereka dan saya tahu kelemahan mereka. Kami juga pernah melawan mereka di liga ini, dan kami tahu cara bermain mereka,” kata Munster.
Di sisi lain, Persik Kediri datang ke pertandingan ini tanpa beban. Tim asuhan Marcelo Rospide ini sudah menempati posisi ketujuh dalam klasemen sementara dan tidak memiliki target khusus dalam pertandingan ini. Namun, Persik memiliki catatan yang cukup impresif, terutama setelah sukses mengalahkan Persebaya dengan skor telak 4-0 dalam pertemuan sebelumnya.
Meskipun demikian, pelatih Marcelo Rospide mungkin akan memberi kesempatan kepada pemain yang jarang mendapatkan menit bermain untuk tampil di pertandingan ini. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada pemain-pemain muda dan melihat sejauh mana kemampuan mereka.
Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persik Kediri diprediksi akan menjadi laga yang sengit dan menarik. Persebaya akan berjuang keras untuk mengakhiri musim dengan kemenangan, sementara Persik akan mencoba mempertahankan performa positif mereka.
Namun, Green Force harus mewaspadai ancaman dari mantan pemain mereka dan fokus pada performa tim secara keseluruhan untuk meraih hasil yang diinginkan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
