
JUARA PERSERIKATAN: Skuad juara Persebaya Surabaya ketika berhasil merengkuh gelar juara Perserikatan tahun 1988. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya, sebuah nama yang telah menjadi legenda dalam dunia sepak bola Indonesia. Klub ini bukan hanya dikenal karena prestasinya yang gemilang, tetapi juga karena sejarah panjangnya yang dipenuhi dengan kemenangan dan penghargaan.
Dari turnamen lokal hingga ajang kasta tertinggi di Indonesia, Persebaya Surabaya telah mengangkat banyak trofi kehormatan yang menjadi bukti kehebatannya.
Namun, di tengah deretan piala-piala bergengsi yang dipamerkan di Wisma Persebaya kala itu pada medio 2018, terdapat satu kekosongan yang mencolok: piala juara Persebaya Surabaya pada 1988.
Pada tahun tersebut, Persebaya Surabaya meraih gelar juara dalam kejuaraan perserikatan atau kejuaraan nasional utama yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Kemenangan ini tidak hanya menjadi satu dari banyak prestasi klub, tetapi juga menjadi salah satu momen paling berkesan dalam sejarah Persebaya Surabaya.
Keberadaan piala juara 1988 menjadi misteri yang jadi salah satu perbincangan pada medio 2018. Trofi tersebut seakan-akan menghilang tanpa jejak, dan tidak terlihat di tempat yang seharusnya menjadi rumahnya, yaitu Wisma Persebaya di Jalan Karanggayam nomor 1, Tambaksari, Surabaya. Sayangnya, Wisma Persebaya saat ini sudah rusak dan terbengkalai.
Kehilangan piala ini menimbulkan banyak tanda tanya kala itu, terutama di kalangan para penggemar setia klub yang telah memberikan begitu banyak dukungan selama bertahun-tahun.
Trofi 1988 sarat akan sejarah karena Persebaya Surabaya berhasil mencapai babak final tiga kali berturut-turut pada musim 1986/1987, 1987/1988 (juara) dan 1988/1990. Mereka menjadi satu-satunya tim yang mampu melakukannya, menunjukkan keunggulan dan konsistensi mereka dalam kompetisi tersebut.
Gelar juara yang diraih setelah mengalahkan Persija Jakarta dalam pertandingan final menjadi bukti nyata dari kehebatan tim tersebut. Namun, keberadaan piala juara kala itu menjadi sebuah tanda tanya besar.
Kunjungan mantan pemain Persebaya Surabaya ke Wisma Persebaya dalam upaya untuk mencari keberadaan piala tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Trofi yang menjadi saksi sejarah kejayaan klub tersebut tidak ditemukan di tempat yang seharusnya menjadi tempatnya.
Bahkan, pengurus wisma tidak memberikan penjelasan yang jelas terkait keberadaan piala tersebut, meninggalkan banyak pertanyaan yang belum terjawab.
Begitu pula dengan upaya untuk mengonfirmasi keberadaan trofi kepada para legenda Persebaya yang terlibat dalam kemenangan tersebut. Salah satu kapten Persebaya pada 1988, Nuryono Hariyadi, mengaku tidak mengetahui keberadaan piala tersebut.
“Saya justru tidak tahu di mana piala itu sekarang. Mungkin di wisma (Wisma Persebaya). Dulu itu kita dapat medali. Untuk piala, saya tidak tahu,” tutur Alm. Nuryono Hariyadi kala itu, beliau adalah kapten Persebaya Surabaya 1988 dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.
Begitu juga dengan pemain lain seperti Muharom Rusdiana, yang hanya menyimpan medali yang didapatkannya saat itu. Namun, ada juga yang memberikan informasi sedikit lebih jelas.
"Saya kurang tahu. Kalau medali saya masih ada di rumah. Masa piala hilang? Tidak mungkin,” ujar Muharom Rusdiana kala itu.
Seger Sutrisno, yang juga gelandang Persebaya Surabaya pada saat itu, mengatakan bahwa piala tersebut tidak hilang, melainkan sempat dibawa oleh salah satu pengurus pada waktu itu. Namun, trofi tersebut sudah dikembalikan dan tidak sampai hilang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022