
RECOVERY: Pemain Arema FC saat menjalani recovery sebelum menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Sultan Agung, Jumat (1/3) sore. (Badan Liga Indonesia)
JawaPos.com – Arema FC akan mencoba peruntungan mereka saat dijamu Persikabo 1973 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, sore ini. Singo Edan ingin melanjutkan tren apik saat menjalani pekan 27.
Arema FC memang mengalami grafik meningkat di bawah kendali Widodo C Putro. Tim kebanggaan Aremania ini mengemas dua kemenangan beruntun, yakni menang atas RANS Nusantara FC dan Persija Jakarta dengan skor identik 3-2.
Namun, Widodo tak ingin timnya terlena dengan keberhasilan tersebut. Timnya lekas mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum menghadapi Persikabo 1973. Mereka bertekad kembali melanjutkan tren apik sejauh ini.
Keinginan Widodo bersama Arema cukup masuk akal, karena mereka masih terbenam di zona merah, tepatnya di posisi 16 dengan torehan 27 angka. Mereka hanya terpaut satu poin saja dari Persita Tangerang di peringkat 15.
"Tentunya di match pemain tetap konsisten dengan apa yang kita mau. Dengan begitu kita berkomitmen dengan pertandingan-pertandingan untuk bisa memenangkan. Jadi, percaya kepada kemampuan tim dan selalu kompak setiap pemain dan saling support," tuturnya.
Sementara itu, lini depan Arema FC sendiri sedang onfire. Dalam tiga laga terakhir, tujuh gol telah dicetak strikernya, Dedik Setiawan, Charles Lokolingoy, dan Gilbert Alvarez.
"Bagi kami saat menurunkan 11 pemain, ya itulah pemain yang harus siap dari awal. Bukan berarti striker yang harus mencetak gol," ujar Widodo C Putro.
"Tapi, bagi kami siapapun yang mendapatkan kesempatan meskipun itu pemain belakang, kesempatan untuk mencetak gol kami berharap pemain mengkonversikan jadi gol. Karena itu yang dibutuhkan kita, dibutuhkan Arema FC bukan hanya kemenangan tapi mungkin jumlah gol," imbuhnya.
Untuk itu, produktivitas gol ini akan membantu Singo Edan untuk bersaing pada laga yang akan mempertemukan dua tim penghuni degradasi. Laga diprediksi akan berjalan sengit. Sebab, kedua tim sedang berburu poin untuk memperkecil jarak poin agar dapat keluar dari zona merah.
"Jadi saya harapkan kesempatan sekecil apapun sebisa mungkin bisa menjadikan gol," tandasnya.
Sementara Persikabo 1973 tak mau kalah. Walau menghadapi duel sesama tim papan bawah, Laskar Padjajaran terus mengusung target kemenangan di laga kandang.
Menurut Pelatih Persikabo 1973, Aji Santoso, menjadi keharusan jika tak ingin terus terperosok di zona merah. Timnya saat ini berada di posisi 17 dengan torehan 17 poin.
Dengan beberapa laga tersisa musim ini, Persikabo 1973 tak boleh lagi membuang kesempatan mendulang kemenangan. Mereka harus memaksimalkan setiap peluang jika mau lepas dari jerat degradasi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
