Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Februari 2024 | 18.52 WIB

Kidology dan Target Harga Mati Para Pelatih Jelang Laga Persis Solo - Persik Kediri

HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS  SALING MENGHORMATI: Joko Susilo (kiri) dan Milomir Seslija pernah bekerja sama di Arema Cronus. - Image

HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS SALING MENGHORMATI: Joko Susilo (kiri) dan Milomir Seslija pernah bekerja sama di Arema Cronus.

JawaPos.com – Sejak kehadiran pelatih Milomir Seslija pada 9 Januari lalu, Persis Solo tampil jauh berbeda. Meningkat, khususnya soal mental bertanding.

Sutanto Tan dkk bermain lebih spartan. Berani bertarung. Hasilnya, dalam dua pertandingan sejak ditangani Milo, Persis belum terkalahkan.

Yang pertama dalam laga tunda melawan Madura United pada 30 Januari lalu, Persis menang. Lebih spesial di laga kedua. Laskar Sambernyawa berhasil menahan imbang tim big four Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Mental bertarung Persis yang meningkat itu juga diakui sang calon lawan sore nanti di Stadion Manahan, Solo, Persik Kediri. Pelatih Persik Marcelo Rospide menegaskan bahwa Laskar Sambernyawa saat ini berbeda dengan yang pernah dikalahkan Persik pada putaran pertama. ’’Spirit pemain Persis lebih baik sejak adanya pelatih baru,’’ jelasnya.

Belum lagi Milo diakuinya sangat cerdas memanfaatkan kelebihan pemain. Pemain seperti Moussa Sidibe dan Alexis Messidoro berhasil tampil dalam level terbaik.

Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide. (Jawapos)

Karena itu, Marcelo sudah mengingatkan pasukannya harus kerja keras jika ingin menggaet poin, entah tiga atau satu. ’’Mereka bermain kolektif, kami harus waspada. Kami punya target dan mereka juga,’’ lanjutnya.

Dipuji mampu mengubah permainan Persis, Milo justru menyebut performa Persik jauh luar biasa saat ini. Enam pertandingan belum terkalahkan. Bahkan dalam laga terakhir berhasil menang melawan Bali United.

Belum lagi perbedaan klasemen juga sangat mencolok. Persik berada di posisi ke-6, sedangkan Persis di peringkat ke-14. ’’Mereka terorganisasi. Salah satu tim yang penampilannya cukup baik sejauh ini,’’ ucap Milo.

Apakah saling puji itu hanya semacam kidology alias melempar beban ke lawan dengan maksud melenakan, taktik perang mental yang dulu populer di kalangan para pelatih klub-klub Premier League Inggris? Yang jelas, target yang dipatok Milo jelas: main kandang, menang adalah harga mati.

’’Kami tidak takut melawan Persik. Seperti halnya ketika melawan Madura United dan Persib,’’ tegasnya. (rid/c17/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore