Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Februari 2024 | 20.37 WIB

PSSI Siapkan Cetak Biru Selama 10 Tahun untuk Sepak Bola Putri

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers pengenalan pelatih timnas putri Indonesia, Satoru Mochizuki yang berlangsung di gedung Danareksa, Jakarta, Selasa (20/02/2024). - Image

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers pengenalan pelatih timnas putri Indonesia, Satoru Mochizuki yang berlangsung di gedung Danareksa, Jakarta, Selasa (20/02/2024).

JawaPos.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menyiapkan cetak biru selama 10 tahun untuk sepak bola putri dengan target Piala Dunia 2035, kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir setelah berbicara dengan pelatih timnas putri Indonesia, Satoru Mochizuki, dikutip dari ANTARA.

"Tadi kita (dengan Satoru Mochizuki) sudah bersepakat membuat cetak biru (sepak bola putri) untuk 10 tahun. Tadinya saya bicara lima tahun, tapi pelatih bilang enggak, dia mau sepuluh tahun. Inilah yang kita namakan tentu keberlanjutan ini penting, program ini kita akan jalankan secara serius," kata Erick dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (20/2).

PSSI baru saja menujuk Satoru Mochizuki untuk menangani timnas sepak bola putri Indonesia dalam kontrak dua tahun.

Baca Juga: Prediksi Inter Milan vs Atletico Madrid : Ajang Pembuktian Kawan Lama Inzaghi dan Simeone, Disiarkan Langsung di TV

"Saya pilih Jepang karena tradisi sepakbola putri Jepang sangat kuat. Juara dunia sekali, dan sembilan kali lolos terus ke putaran final Piala Dunia putri sejak 1991," sambung Erick.

Dia menyatakan kehadiran Mochizuki menjadi bagian dari kerja sama PSSI dengan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) yang diresmikan Mei 2023.

Tangan dingin Mochizuki telah membawa Jepang menjadi juara Piala Dunia Putri 2011 di Jerman dan medali perak Olimpiade London 2012.

Baca Juga: Harga Beras di Cipinang Turun Rp 1.000 Per Kilogram

"Penunjukan ini agar sepakbola putri kita juga bangkit, dan membuktikan bahwa kami di PSSI tidak hanya fokus di putra saja," tandas Erick.

Bagi Erick, kedatangan Mochizuki menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi sepakbola putri Merah Putih. 

Erick juga menyatakan tidak melupakan sisi pembinaan dan untuk mendukung liga sebagai kunci pembinaan, PSSI tengah menyusun cetak biru kompetisi putri dari usia muda, sebelum menggulirkan Liga 1.

Baca Juga: Feri Amsari Heran Penggelembungan Suara di TPS Bisa Lebih dari 300 Suara   

"Intinya, perlu waktu. Salah satunya, akhir bulan ini akan digelar turnamen putri usia muda U10 dan U14. Ini awal karena harus dimulai dari usia 9, 12, 14, yang menandakan pembinaan dari bawah," ujar Erick.

"Jadi kita bangun dari pembinaan akar rumput. Lalu dibuat zona-zona yang diikuti klub, sehingga baru bisa dijadikan liga. Turnamen-turnamen muda ini bisa menyalurkan kompetisi dan menampung bakat sepakbola wanita kita," tambah Erick.

"Mengapa langsung timnas? Karena saat ini, timnas putri kita punya pemain-pemain yang secara kualitas baik, dengan ada beberapa main di liga luar negeri. Jadi momentumnya lagi bagus dan harus kita manfaatkan," kata Erick, lagi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore