Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Februari 2024 | 18.48 WIB

Terungkap Fakta Mengejutkan Finishing Buruk Persebaya Surabaya, Hanya Bruno Moreira yang Mampu Melakukannya

JADI TUMPUAN: Bruno Moreira jadi tumpuan lini serang Persebaya Surabaya untuk menyelesaikan sebuah peluang. (Instagram Bruno Moreira) - Image

JADI TUMPUAN: Bruno Moreira jadi tumpuan lini serang Persebaya Surabaya untuk menyelesaikan sebuah peluang. (Instagram Bruno Moreira)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya, tim yang dikenal dengan serangan ganas dan mematikan, harus menghadapi kenyataan mengejutkan. Meskipun memiliki potensi besar dalam menciptakan peluang gol, namun tingkat akurasi dan efektivitas penyelesaian akhir mereka terbilang buruk dalam beberapa laga terakhir.

Selama masa libur kompetisi yang disebabkan oleh Pemilu 2024, tim pelatih di bawah arahan Paul Munster telah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan finishing atau penyelesaian akhir para pemain.

Paul Munster menjelaskan program latihan tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh setelah penampilan kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir. "Ini memang bagian evaluasi dari laga sebelumnya," kata Paul Munster, yang mengarahkan latihan Persebaya Surabaya.

Pelatih asal Irlandia Utara itu menambahkan sesi finishing dilakukan menjelang berakhirnya latihan untuk membangkitkan semangat pemain yang sudah kelelahan. "Ketika pemain lelah, mereka pasti akan semangat lagi jika diminta untuk mencetak gol," tegasnya.

Meskipun demikian, tidak semua pemain terlibat dalam sesi latihan finishing tersebut. Paul Munster memilih untuk fokus kepada barisan penyerang Persebaya Surabaya. "Saya senang dengan perkembangan striker saya. Mereka sangat termotivasi untuk melakukan itu. Apalagi, mereka ingin terus mencetak gol," ujarnya dengan penuh keyakinan.

Namun, data Statoskop menunjukkan efektivitas penyelesaian akhir Persebaya Surabaya masih jauh dari harapan. Dalam daftar pemain dengan jumlah Shot on Target, hanya Bruno Moreira yang mampu menciptakan dua digit, dengan total 14 Shot on Target dari 1.934 menit bermainnya. Angka ini jauh mengungguli pemain lainnya dalam tim.

Photo

Para pemain lainnya terlihat kesulitan dalam menciptakan peluang yang akurat dan mengarah ke gawang lawan. Dengan hanya beberapa pemain yang mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam hal penyelesaian akhir, Persebaya Surabaya memiliki tugas besar untuk meningkatkan performa mereka di bidang ini.

Paul Munster sendiri menyatakan bahwa satu gol tidak pernah cukup baginya. Dia menyukai kemenangan dengan skor besar dan mempercayai bahwa pemainnya mampu mencetak gol lebih banyak. Namun, untuk mencapai hal tersebut, peningkatan dalam finishing dan akurasi menjadi kunci utama.

Sebagai tim yang selalu diunggulkan dalam setiap kompetisi, Persebaya Surabaya memiliki tanggung jawab besar untuk memperbaiki performa mereka, terutama dalam hal penyelesaian akhir. Dengan semangat dan dedikasi dari seluruh tim, mereka diharapkan bisa kembali ke jalur kemenangan dan menunjukkan kualitas sejati sebagai salah satu kekuatan terbesar dalam sepak bola Indonesia.

Meskipun terungkap fakta mengejutkan tentang buruknya penyelesaian akhir Persebaya Surabaya, namun harapan dan keyakinan tetap tinggi bahwa mereka akan mampu bangkit dan menampilkan performa terbaik mereka di lapangan. Dukungan dari para suporter juga diharapkan dapat menjadi pendorong tambahan bagi tim untuk meraih kesuksesan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore