Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Januari 2024 | 00.43 WIB

Pertarungan Sengit di Masa Lalu, Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari dan Kenangan Pahit Hadapi Australia

FOKUS: Ernando Ari akan berusaha tampil maksimal menghadapi Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023, Minggu, (28/1) pukul 18.30 WIB. (Instagram Ernando Ari) - Image

FOKUS: Ernando Ari akan berusaha tampil maksimal menghadapi Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023, Minggu, (28/1) pukul 18.30 WIB. (Instagram Ernando Ari)

JawaPos.com – Sebagai persiapan menghadapi pertandingan sengit di babak 16 besar Piala Asia 2023 melawan Australia, Ernando Ari, kiper andalan Timnas Indonesia, membagikan kenangan pahitnya melawan Socceroos di pertandingan sebelumnya.

Ernando Ari, yang kini berusia 21 tahun, telah menjalani pertarungan sengit melawan Australia sejak usia 16 tahun.

Pertama-tama, memori yang masih membekas dalam ingatan Ernando Ari adalah pertemuan pada babak perempat final Piala Asia U-16 2018. Saat itu, Timnas Indonesia U-16 harus mengakui keunggulan Australia U-16 dengan skor 2-3, sebuah kekalahan yang juga menghancurkan mimpi Garuda Muda untuk tampil di Piala Dunia U-17 2018.

Pertemuan kedua antara Ernando Ari dan Australia terjadi pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2021. Tim Indonesia U-23 kembali harus menyerah di hadapan Australia U-23, dengan skor 0-1 dan 2-3 pada dua pertandingan yang berlangsung pada 26 dan 29 Oktober 2021.

Meskipun Timnas Indonesia kalah dalam pertandingan tersebut, Ernando Ari mampu tampil gemilang, terutama dalam salah satu laga di mana dia berhasil menepis penalti dari penyerang Socceroos muda, Patrick Wood. Kiprah heroik Ernando Ari di antara mistar gawang Garuda Muda menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut.

Namun, Ernando Ari tidak sendiri dalam pertempuran melawan Australia. Pada saat itu, beberapa nama penggawa Garuda Muda yang kini juga membela Timnas Indonesia turut meramaikan panggung pertandingan tersebut. Muhammad Riyandi (24/GK), Rizky Ridho (22/DF), Pratama Arhan (22/DF), Asnawi Mangkualam (24/DF), Marselino Ferdinan (19/MF), dan Witan Sulaeman (22/FW) adalah sosok-sosok yang turut merasakan getirnya pertandingan melawan Australia.

Melangkah ke pertandingan mendatang pada babak 16 besar Piala Asia 2023, Ernando Ari dan rekan-rekannya akan menghadapi Australia dengan bekal kenangan pahit di masa lalu. Meski tercatat dua kekalahan sebelumnya, semangat juang Garuda Muda tidak luntur. Ernando Ari dan kawan-kawan akan berusaha membalaskan dendam dan mengukir kemenangan yang mengesankan.

Pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu, (28/1), pukul 18.30 WIB, diwarnai oleh atmosfer rivalitas yang panas antara kedua tim. Ernando Ari akan berusaha untuk memberikan penampilan terbaiknya dan meraih kemenangan bagi Timnas Indonesia.

Pelatih Timnas Indonesia, yang juga turut merasakan kekecewaan dalam pertandingan sebelumnya, telah merancang strategi khusus untuk menghadapi Australia. Dengan semangat juang dan persiapan matang, Timnas Indonesia berharap dapat menciptakan kejutan di babak 16 besar Piala Asia 2023.

Dengan memori kenangan yang masih segar, Ernando Ari dan rekan-rekannya siap membuktikan bahwa kekalahan di masa lalu hanyalah batu loncatan menuju kemenangan di masa depan. Pertarungan sengit di atas lapangan akan menjadi panggung bagi perjalanan heroik Garuda Muda menuju puncak kejayaan sepak bola Asia.

Sebagai pencinta sepak bola, jangan lewatkan pertandingan seru antara Timnas Indonesia dan Australia pada Minggu malam ini pukul 18.30 WIB. Saksikan bagaimana Ernando Ari dan kawan-kawan mengejar mimpi mereka dan meraih kemenangan gemilang di Piala Asia 2023. 

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore