Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 18.40 WIB

Membongkar Mitos Rekor Pahit Timnas Indonesia Menghadapi Negara dari Asia Timur

JADI TUMPUAN: Marselino Ferdinan dan Yakob Sayuri akan jadi tumpuan ketika laga menghadapi Jepang malam ini, Rabu (24/1). (X Onefootball) - Image

JADI TUMPUAN: Marselino Ferdinan dan Yakob Sayuri akan jadi tumpuan ketika laga menghadapi Jepang malam ini, Rabu (24/1). (X Onefootball)

JawaPos.com – Dalam langkah menantang, Timnas Indonesia pernah ada wacana untuk menjajaki potensi pindah dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) ke Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF).

PSSI berkomunikasi dengan EAFF setelah kekecewaan di Piala AFF U-19, peristiwa ini menciptakan perbincangan yang menarik. Melibatkan pertemuan reguler dengan tim-tim tangguh seperti Tiongkok dan Korea Selatan, Indonesia memasuki arena yang lebih berat.

Timnas Indonesia berpotensi untuk sering bertemu dengan negara-negara besar seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang. Ajang Piala EAFF E-1 menjadi ujian sejati, menggantikan panggung Piala AFF di Asia Tenggara. Kini, Timnas Indonesia harus menghadapi salah satu jawara dari Asia Timur di laga pamungkas Grup D Piala Asia 2023.

CATATAN REKOR: Timnas Indonesia punya catatan rekor cukup seimbang ketika menghadapi Jepang. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

Berkaca dari sejarah pertemuan, Timnas Indonesia telah menorehkan rekam jejaknya di atas lapangan. Dalam 60 pertandingan melawan Korea Selatan, Timnas Indonesia meraih 6 kemenangan,8 kali seri, dan mengalami 46 kekalahan.

Hong Kong, sebagai lawan yang sering dihadapi, juga menjadi bagian dari catatan manis dengan 13 kemenangan, 5 kali seri, dan 5 kekalahan dari 23 pertandingan.

Pertemuan dengan Tiongkok menjadi tantangan tersendiri, dengan dua kemenangan, empat kali seri, dan 13 kekalahan dalam 19 pertandingan. Namun, ketika melawan Jepang, Indonesia menunjukkan catatan berimbang dengan 7 kemenangan, 2 kali seri, dan 8 kekalahan.

Rekam jejak melawan Taiwan menunjukkan dominasi Timnas Indonesia dengan 10 kemenangan dari 14 pertemuan, sementara Korea Utara memberikan 1 seri dan 8 kekalahan dari 9 pertandingan.

Timnas Indonesia juga sukses menyapu bersih 4 pertemuan dengan Mongolia. Meskipun ada tiga negara EAFF yang belum pernah dihadapi di level senior, seperti Guam, Makau, dan Kepulauan Mariana Utara, Timnas Indonesia sudah membuktikan kesiapannya dalam menjalani pertarungan di level internasional.

Dalam mengeksplorasi mitos dan fakta seputar pertarungan Timnas Indonesia di Asia Timur, kita menemukan cerita menarik dari kemenangan gemilang hingga kekalahan telak. Pertanyaannya, apakah bisa mengubah akan memperpanjang catatan buruk ini atau malah mencatatkan sejarah baru dengan mengalahkan Jepang di Grup D Piala Asia 2023?

Kita menatap masa depan Timnas Indonesia dengan penuh harapan agar bisa berbicara banyak di Piala Asia 2023. Dengan membawa beban catatan pahit dan kemenangan gemilang, Timnas Indonesia bersiap melangkah dan mengukir sejarah di pentas Asia. Apakah mereka mampu menciptakan sejarah baru dan mengubah narasi perjalanan sepak bola Indonesia? Saksikan pertandingan nanti seru menghadapi Jepang malam, Rabu (24/1) pukul 18.30 WIB.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore