
TIM MEDIA MADURA UNITED FASILITAS PENTING: Training ground Madura United siap digunakan untuk latihan.
JawaPos.com-Madura United kini tidak perlu bingung mencari tempat latihan. Fasilitas latihan yang dibangun sejak 2020 akhirnya tuntas. Seluruh kegiatan tim sekarang dipusatkan di Madura United Training Ground (MUTG).
Training ground itu berada di bekas Stadion R. Soenarto, Pamekasan. Luas lapangannya sekitar 184 x 83 meter. Lahan itu disulap menjadi tiga lapangan latihan.
’’Secara prinsip sudah bisa digunakan untuk latihan. Semua kegiatan tim juga diarahkan ke sini (MUTG),’’ kata COO Madura United Annisa Zhafarina Qosasi.
Bukan hanya tim senior yang akan berlatih di training ground tersebut. Semua kegiatan tim junior juga dilakukan di sana.
’’Mulai dari EPA U-16, U-18, hingga U-20 semua berlatih di sini. Termasuk siswa Madura United Football Academy,’’ ungkap Annisa.
Dengan begitu, Madura United bisa irit pengeluaran. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya sewa lapangan latihan.
Selain itu, tim tidak perlu repot pindah-pindah lapangan latihan. Sebelumnya, Madura United sempat berlatih di Stadion Gelora Bangkalan. Skuad Laskar Sape Kerrap –julukan Madura United– rencananya mulai berlatih di MUTG pagi ini.
Gelandang Slamet Nurcahyo menyambut baik tuntasnya pembangunan training ground tersebut.
’’Saya mengikuti pembangunan training ground ini. Saya sempat bertanya dalam hati, apa bisa saya berlatih di training ground nanti?’’ tutur pemain 39 tahun itu.
Karena hari ini mulai berlatih, Slamet sangat senang. Dengan begitu, tim tidak perlu susah-susah seperti awal dirinya bergabung dengan Madura United. ’’Karena sejak saya bermain di Madura United, kami sering kesulitan dapat lapangan latihan,’’ tambahnya.
Dia ingat momen pada 2016 lalu. Saat itu skuad rencananya berlatih di Stadion R. Soenarto. Tapi, rencana tersebut dibatalkan.
’’Saat itu rombongan pemain harus balik kanan dari stadion lama Pamekasan karena lapangan tidak bisa digunakan. Itu karena lapangan sangat keras dan banyak cekungan,’’ jelas mantan pemain Persebaya Surabaya itu.
Kapten Madura United Fachruddin Aryanto juga tidak sabar menjajal training ground tersebut. Sebab, dulu dia sempat merasakan betapa sulitnya berlatih di Pamekasan.
’’Dulu lapangannya kalau hujan sangat becek dan rumputnya tidak rata. Makanya, saya selalu mengikuti perkembangan pembangunan training ground. Saya ingin segera berlatih di sana,’’ tegas Fachruddin.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
