
MITOS TERPECAHKAN: Keberhasilan David da Silva dan Rizky Ridho Ramadhani di klub barunya menunjukkan bahwa mereka tetap sukses di tim tersebut. (Persib dan Persebaya)
JawaPos.com – Pergantian klub seringkali dianggap sebagai tantangan besar bagi para pemain, terutama ketika mereka meninggalkan tim yang telah menjadi bagian besar dari karier mereka.
Namun, dua mantan pemain Persebaya Surabaya, David da Silva dan Rizky Ridho Ramadhani, berhasil membuktikan bahwa mitos tentang pemain yang akan flop setelah meninggalkan klub tidak selalu berlaku.
David Da Silva, yang kini berkostum Persib Bandung, telah menorehkan penampilan yang memukau dengan mencatat 21 pertandingan dan mencetak 14 gol dengan 3 gol di antaranya dicetak melalui titik penalti. Kontribusinya menjadi pilar utama bagi Persib Bandung, dan prestasinya menunjukkan bahwa kepindahannya dari Persebaya Surabaya tidak menghentikan performanya di lapangan.
Striker asal Brasil yang kini berusia 34 tahun itu telah mencatatkan performa gemilang bersama Persib Bandung. Dalam 21 penampilan, Da Silva sukses mencetak 14 gol, melepaskan 54 tendangan dan 29 di antaranya tepat ke gawang. Selain itu, dia juga mencatatkan 3 assist.
Tingkat akurasi tendangan dan umpannya yang tinggi menunjukkan kontribusinya yang luar biasa, dengan 53,70% tendangan ke gawang dan akurasi umpan sebesar 89,63%. David da Silva juga terlibat dalam duel fisik dengan 29 pelanggaran yang dia terima.
Photo
Situasi serupa dialami oleh Rizky Ridho yang kini membela Persija Jakarta. Meskipun berpindah ke rival abadi, Rizky Ridho tetap menunjukkan kualitasnya dengan tampil dalam 18 pertandingan dan mencatatkan 898 kali passing sukses serta 1 buah gol.
Keberhasilannya membantu mengatur permainan di lini belakang Persija Jakarta, menjadi bukti bahwa eksistensinya di tim baru justru semakin bersinar.
Performa defensif Rizky Ridho terlihat dari 47 tekel, 74 intersep, dan 42 sapuan yang berhasil dilakukannya. Selain itu, akurasi umpannya yang mencapai 89,63% menunjukkan kematangan permainan belakangnya.
Photo
Kedua pemain ini membuktikan bahwa perpindahan mereka adalah langkah yang tepat. Mereka tidak hanya sukses beradaptasi dengan tim baru, tetapi juga mampu menjadi andalan.
Analisis statistik ini menunjukkan bahwa mitos tentang pemain yang gagal setelah meninggalkan Persebaya Surabaya tidak berlaku pada dua nama besar ini.
Sebaliknya, keberhasilan mereka di tim baru menjadi pelajaran berharga bahwa pemain berpotensi mencapai puncak performa, bahkan setelah berpindah haluan. Dengan pencapaian gemilang ini, Da Silva dan Rizky Ridho menjadi contoh inspiratif bagi pemain lain yang merencanakan perjalanan baru dalam kariernya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
