Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Januari 2024 | 04.05 WIB

Mengupas Ketangguhan dan Drama Panas, 7 Pemain PSM Makassar yang Paling Intens di Musim 2023

Pemain PSM Makassar, Akbar Tanjung, menjelaskan kekecewaannya terhadap keputusan kontroversial wasit dalam laga menghadapi Persik Kediri, Senin (18/12). (Instagram Official PSM Makassar) - Image

Pemain PSM Makassar, Akbar Tanjung, menjelaskan kekecewaannya terhadap keputusan kontroversial wasit dalam laga menghadapi Persik Kediri, Senin (18/12). (Instagram Official PSM Makassar)

JawaPos.com - Musim 2023 telah menjadi saksi ketangguhan tim PSM Makassar, namun dibalik prestasi cemerlang, ada kisah menarik di balik statistik yang kadang kontroversial. Artikel ini akan membahas pemain-pemain yang menjadi sorotan karena pelanggaran, kartu kuning, hingga kartu merah. Inilah ketujuh pemain yang menciptakan riwayat pelanggaran di lapangan hijau.

1. Akbar Tanjung, Strategi Intens Tanpa Kartu Merah

Akbar Tanjung, gelandang berusia 31 tahun, menjadi salah satu pemain paling intens di PSM Makassar. Dengan 20 penampilan, ia tampil tanpa kartu merah, meskipun mencatatkan 30 pelanggaran.

Statistik kartu kuningnya yang mencapai 3 kartu menunjukkan intensitas permainannya. Namun, kepiawaiannya dalam menghindari kartu merah menjadi strategi yang patut diacungi jempol.

Gaya bermain Akbar Tanjung mencerminkan kecerdikan dan kontrol emosi. Meskipun intens, Akbar Tanjung tetap menjaga kewarasan dan menghindari hukuman berat.

2. M. Arfan, Lini Tengah yang Keras dan Bijak

M. Arfan, gelandang berusia 28 tahun, menjadi sosok yang keras dan bijak di lini tengah. Dengan 20 penampilan, M. Arfan menciptakan 29 pelanggaran tanpa satu kartu merah pun.

Statistik kartu kuning (4) dan pelanggaran M. Arfan menunjukkan keberhasilannya dalam menghadapi tekanan tanpa melanggar aturan dengan berlebihan.

Gaya bermain M. Arfan mencerminkan kekuatan fisik dan kontrol diri, kehadirannya di tengah lapangan memberikan ketenangan pada timnya.

3. Ananda Raehan, Muda, Berani, dan Berpelanggaran

Ananda Raehan, gelandang muda berusia 21 tahun, tampil berani di lapangan tengah. Dengan 14 penampilan, Ananda Raehan menciptakan 27 pelanggaran tanpa kartu merah.

Statistik pelanggaran Ananda Raehan mencerminkan keberaniannya dalam bertarung di lapangan. Meskipun muda, Ananda Raehan sudah menunjukkan mentalitas pemenang.

Gaya bermain Ananda Raehan mencerminkan semangat muda dan keberanian, Ananda Raehan siap memberikan segalanya demi mempertahankan kendali di lapangan.

4. Safrudin Tahar, Ketangguhan di Lini Belakang

Safrudin Tahar, bek berusia 31 tahun, menjadi pilar pertahanan dengan intensitas tinggi. Dengan 19 penampilan, ia mencatatkan 31 pelanggaran dengan mengantongi 1 kartu merah.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore