
Pemain PSM Makassar, Akbar Tanjung, menjelaskan kekecewaannya terhadap keputusan kontroversial wasit dalam laga menghadapi Persik Kediri, Senin (18/12). (Instagram Official PSM Makassar)
JawaPos.com - Musim 2023 telah menjadi saksi ketangguhan tim PSM Makassar, namun dibalik prestasi cemerlang, ada kisah menarik di balik statistik yang kadang kontroversial. Artikel ini akan membahas pemain-pemain yang menjadi sorotan karena pelanggaran, kartu kuning, hingga kartu merah. Inilah ketujuh pemain yang menciptakan riwayat pelanggaran di lapangan hijau.
1. Akbar Tanjung, Strategi Intens Tanpa Kartu Merah
Akbar Tanjung, gelandang berusia 31 tahun, menjadi salah satu pemain paling intens di PSM Makassar. Dengan 20 penampilan, ia tampil tanpa kartu merah, meskipun mencatatkan 30 pelanggaran.
Statistik kartu kuningnya yang mencapai 3 kartu menunjukkan intensitas permainannya. Namun, kepiawaiannya dalam menghindari kartu merah menjadi strategi yang patut diacungi jempol.
Gaya bermain Akbar Tanjung mencerminkan kecerdikan dan kontrol emosi. Meskipun intens, Akbar Tanjung tetap menjaga kewarasan dan menghindari hukuman berat.
2. M. Arfan, Lini Tengah yang Keras dan Bijak
M. Arfan, gelandang berusia 28 tahun, menjadi sosok yang keras dan bijak di lini tengah. Dengan 20 penampilan, M. Arfan menciptakan 29 pelanggaran tanpa satu kartu merah pun.
Statistik kartu kuning (4) dan pelanggaran M. Arfan menunjukkan keberhasilannya dalam menghadapi tekanan tanpa melanggar aturan dengan berlebihan.
Gaya bermain M. Arfan mencerminkan kekuatan fisik dan kontrol diri, kehadirannya di tengah lapangan memberikan ketenangan pada timnya.
3. Ananda Raehan, Muda, Berani, dan Berpelanggaran
Ananda Raehan, gelandang muda berusia 21 tahun, tampil berani di lapangan tengah. Dengan 14 penampilan, Ananda Raehan menciptakan 27 pelanggaran tanpa kartu merah.
Statistik pelanggaran Ananda Raehan mencerminkan keberaniannya dalam bertarung di lapangan. Meskipun muda, Ananda Raehan sudah menunjukkan mentalitas pemenang.
Gaya bermain Ananda Raehan mencerminkan semangat muda dan keberanian, Ananda Raehan siap memberikan segalanya demi mempertahankan kendali di lapangan.
4. Safrudin Tahar, Ketangguhan di Lini Belakang
Safrudin Tahar, bek berusia 31 tahun, menjadi pilar pertahanan dengan intensitas tinggi. Dengan 19 penampilan, ia mencatatkan 31 pelanggaran dengan mengantongi 1 kartu merah.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
