Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Januari 2024 | 05.22 WIB

Dinamika Pahit, Indonesia Dibantai 4-0 dalam Uji Coba Internasional Menghadapi Libya Jelang Piala Asia 2023

TELAK: Strategi Shin Tae-yong tidak gagal total dalam laga uji coba internasional menghadapi Libya dengan kebobolan 4 gol tanpa balas. (PSSI) - Image

TELAK: Strategi Shin Tae-yong tidak gagal total dalam laga uji coba internasional menghadapi Libya dengan kebobolan 4 gol tanpa balas. (PSSI)

JawaPos.com – Pertandingan uji coba internasional antara Timnas Indonesia dan Libya menjadi ajang yang penuh ketegangan, di mana strategi direct ball dan high pressing dari Libya menghancurkan pertahanan Indonesia, membawa mereka meraih kemenangan telak 4-0. Inilah liputan tentang pertandingan dramatis tersebut.

Dominasi Awal Libya: Strategi Direct Ball yang Mematikan

Babak pertama dimulai dengan dominasi Libya melalui strategi direct ball yang mematikan. Pada menit keenam, Ekrawa hampir mencetak gol untuk Libya, memanfaatkan kelemahan pertahanan Indonesia yang terlalu naik melakukan pressing. Meskipun Timnas Indonesia mencoba menekan melalui flank kiri, tim pasukan Garuda kesulitan mengatasi serangan cepat dan tajam dari Libya.

Menit ke-25, gol pertama dari Ekrawa menggetarkan gawang Indonesia. Upaya bertahan Timnas Indonesia terlihat sulit mengatasi kecepatan dan ketajaman serangan Libya, dengan Fadel Ali Salama dan Khoja juga menciptakan ancaman yang tak terhitung jumlahnya.

Perubahan Taktik di Babak Kedua: Hanya Menyisakan Penjaga Gawang

Babak kedua dimulai dengan formasi 4-4-2, di mana hampir semua pemain Timnas Indonesia diganti oleh Shin Tae-yong, meninggalkan hanya Syahrul Trisna sebagai penjaga gawang. Namun, upaya untuk mengganti strategi tampaknya belum mampu menahan serangan Libya.

Kegagalan Upaya Indonesia di Babak Kedua

Pada menit ke-58, gol kedua dari Alkhoja memperluas keunggulan Libya. Meskipun Indonesia mencoba strategi direct ball dan menciptakan beberapa peluang, sepakan Adam Alis pada menit ke-50 hanya menghantam tiang gawang, dan gol dari Egy Maulana dianulir karena offside pada menit ke-62.

Kekacauan di Lini Belakang: Kemenangan Telak Libya

Hingga menit ke-75, Indonesia tetap kesulitan menembus pertahanan Libya. Meskipun terlihat beberapa kombinasi umpan pendek yang menjanjikan, barisan belakang Libya tetap solid. Pada menit ke-89, Libya kembali mencetak gol melalui Nour Al Qulaib, menghujam jala gawang Indonesia dan menunjukkan kelemahan dalam umpan-umpan dari lini belakang Indonesia.

Pada menit ke-90, gol tendangan jarak jauh dari Nour Al Qulaib kembali menghantam gawang Indonesia, kali ini melalui kesalahan dari Jordi Amat. Skor akhir 4-0 menegaskan keunggulan telak Libya atas Indonesia.

Kekecewaan Indonesia, Menyikapi Kekalahan 4-0

Hasil pertandingan ini tidak bisa dipungkiri menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia, terutama menjelang Piala Asia 2023 di Qatar. Taktik dan strategi yang diuji coba oleh Shin Tae-yong di babak kedua belum mampu mengubah alur pertandingan. Meskipun terdapat beberapa peluang, ketidakmampuan untuk menembus pertahanan Libya dan kesalahan-kesalahan individu menyebabkan kekalahan yang memilukan.

Apa Selanjutnya untuk Timnas Indonesia?

Dengan kekalahan telak ini, Timnas Indonesia harus segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menemukan solusi untuk memperbaiki kelemahan yang terungkap dalam pertandingan uji coba ini. Piala Asia 2023 di Qatar hanya tinggal beberapa pekan, dan kinerja yang kurang memuaskan seperti ini dapat berdampak besar pada kepercayaan diri tim.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore