
Giovani Numberi (kanan) menempel ketat Marc Klok ketika PSIS Semarang menghadapi Persib Bandung di pekan ke-9 Liga 1 2023/2024. (Persib Bandung)
JawaPos.com – PSIS Semarang 2023 menjadi sorotan dengan trio pemain bertahan yang mengguncang lapangan. Giovani Numberi, Boubakary Diarra, dan Lucas Moreira menjadi bintang dengan statistik tekel, intersep, dan sapuan terbanyak.
Performa ciamik pemain dalam aksi bertahan membuat PSIS Semarang bisa surplus gol dan hanya kemasukan 24 gol sampai pekan ke-23, artinya rata-rata kebobolan mereka hanya 1 gol tiap pertandingan. Sebuah catatan fantastis dari PSIS Semarang musim Liga 1 2023/2024.
Dalam artikel ini, kita akan membahas kontribusi luar biasa ketiga aksi bertahan tekel, intersep, dan sapuan yang membuat PSIS Semarang menjadi tim yang sulit ditembus di belakang.
Giovani Numberi, bek berusia 23 tahun, adalah dinding pertahanan yang kukuh bagi PSIS Semarang. Dalam 20 penampilannya, Numberi mencatatkan 64 tekel, 64 intersep, dan 48 sapuan. Keahliannya dalam membaca permainan lawan dan meredam serangan membuatnya menjadi salah satu pemain belakang terbaik di Liga Indonesia. Dengan kontribusi tekel, intersep, dan sapuan terbanyak, Giovani Numberi menjadi penopang utama kestabilan PSIS Semarang.
Boubakary Diarra, gelandang tangguh berusia 30 tahun, bukan hanya andal dalam mengontrol permainan, tetapi juga menjadi biang serangan lawan. Dalam 20 penampilannya, Boubakary Diarra mencatatkan 54 tekel, 33 intersep, dan 13 sapuan. Kontribusinya tidak hanya terbatas di lini tengah, tetapi juga membantu pertahanan dengan serangkaian aksi bertahan yang luar biasa.
Lucas Moreira, bek berusia 30 tahun, tampil sebagai pengawal terakhir di lini belakang PSIS Semarang. Dengan 21 penampilan, Moreira mencatatkan 46 tekel, 90 intersep, dan 44 sapuan. Statistik tinggi dalam intersep menunjukkan ketajamannya dalam menghentikan serangan lawan, sementara sapuan-sapuannya menjadi pembersih area di belakang. Lucas Moreira adalah pemain belakang yang konsisten dan mampu menutup celah pertahanan.
Wahyu Prasetyo, bek berusia 25 tahun, menjadi pilar kuat di lini belakang PSIS Semarang. Dalam 21 penampilannya, Wahyu Prasetyo mencatatkan 33 tekel, 101 intersep, dan 75 sapuan. Keahliannya dalam menyelamatkan bola dan menghalau serangan lawan menjadikannya pemain belakang yang tak tergantikan. Dengan kontribusi tekel, intersep, dan sapuan yang tinggi, Wahyu Prasetyo adalah benteng terakhir yang menjaga gawang PSIS Semarang.
Alfeandra Dewangga, bek berusia 22 tahun, mungkin tidak mencatatkan gol atau assist, tetapi perannya tak bisa diabaikan. Dalam 16 penampilannya, Dewangga mencatatkan 31 tekel, 43 intersep, dan 18 sapuan. Kemampuannya dalam memecah serangan lawan dan menyapu area pertahanan membuatnya menjadi bagian integral dari pertahanan solid PSIS Semarang.
Trio monster PSIS Semarang, Giovani Numberi, Boubakary Diarra, dan Lucas Moreira, telah membuktikan bahwa pertahanan adalah kunci keberhasilan. Dengan tekel, intersep, dan sapuan terbanyak, mereka tidak hanya menjaga gawang, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam membangun serangan. Wahyu Prasetyo dan Alfeandra Dewangga juga memberikan kontribusi penting dalam menjaga stabilitas pertahanan. PSIS Semarang 2023 menjadi tim yang sulit dihancurkan berkat kehadiran para pahlawan bertahan ini.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
