
Photo
JawaPos.com-Kinerja wasit di Piala AFF mendapat sorotan. Keputusan pengadil lapangan memantik kontroversi. Di antaranya, dua laga semifinal leg pertama antara Singapura versus Indonesia dan Vietnam melawan Thailand.
Di leg pertama, Indonesia dirugikan atas keputusan wasit asal Korea Selatan Kim Hee-gon. Berdasar tayangan ulang video pertandingan, seharusnya timnas Indonesia mendapat penalti saat Ricky Kambuaya dijatuhkan pemain belakang timnas Singapura Nazrul Nazari pada menit ke-77.
Sayang, meski Kambuaya jatuh di dalam kotak, wasit hanya memberikan tendangan bebas dari luar kotak 12. Pada laga Vietnam versus Thailand, kubu Vietnam juga dirugikan kepemimpinan wasit asal Qatar Saoud Ali Al Adba yang akhirnya membuat Vietnam takluk 0-2.
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) cukup mengeluhkan berbagai keputusan yang tidak tepat tersebut. Sebagaimana diketahui, Piala AFF kali ini belum menggunakan VAR (video assistant referee). Karena itu, wasit tidak bisa melihat video ketika ada keputusan kontroversial.
STY menilai kesalahan wasit dalam membuat keputusan sebagai sesuatu yang wajar karena mereka juga manusia. Hanya, mantan pelatih timnas Korea Selatan itu menilai kesalahan tersebut bisa diminimalkan jika VAR diberlakukan.
STY merasa VAR akan membuat jalannya laga lebih adil. Pelatih yang memiliki pengalaman tampil di Piala Dunia itu tak meragukan kapasitas wasit yang bertugas.
”Tapi, kalau pendapat saya, kita memang membutuhkan VAR. Sebagai manusia, kita tidak bisa melihat tepat 100 persen,” katanya saat konpers virtual kemarin.
Dia menilai kesalahan wasit dalam membuat keputusan bisa menjatuhkan moral pemain. ”Walaupun pemain sudah kerja keras di lapangan, bisa saja wasit menghancurkan pertandingan dengan keputusannya,” ujarnya.
Tak lupa, dia mengingatkan wasit yang bertugas agar lebih memberikan keputusan yang fair dan menjunjung sportivitas. Dia menilai Singapura lebih diunggulkan karena menjadi tuan rumah. ”Tapi, wasit pun harus membantu pemain agar tetap menjaga nilai fair play,” katanya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
