Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Desember 2023 | 17.15 WIB

Persebaya Kecewakan Bonek, Mimpi Juara Sirna di Pundak Green Force, Begini Hitung-hitungannya

Reva Adi Utama gagal tampil maksimal ketika menghadapi Persikabo 1973 dan harus digantikan oleh Mikael Tata. Persebaya pun harus puas membawa pulang satu poin dari laga itu. (Instagram Persebaya) - Image

Reva Adi Utama gagal tampil maksimal ketika menghadapi Persikabo 1973 dan harus digantikan oleh Mikael Tata. Persebaya pun harus puas membawa pulang satu poin dari laga itu. (Instagram Persebaya)

JawaPos.com – Persebaya Surabaya kembali gagal meraih poin penuh ketika bertamu ke markas Persikabo 1973 di Stadion Wibawa Mukti pada laga lanjutan Liga 1 2023/2024 pada Minggu (17/12) sore WIB.

Meskipun bermain tanpa tekanan suporter tuan rumah dan sempat unggul di babak pertama, Persebaya Surabaya harus puas bermain imbang 1-1.

Hasil tersebut menandai lanjutan dari periode puasa kemenangan Persebaya Surabaya, dengan 9 pertandingan beruntun di Liga 1 musim ini tanpa meraih kemenangan, terdiri dari 5 hasil imbang dan 4 kekalahan.

Kemenangan terakhir Persebaya Surabaya datang pada 23 September 2023, saat mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1.

Dalam laga lanjutan pekan ke-23 Liga 1 2023/2024, Persebaya Surabaya kembali mengecewakan Bonek dengan bermain imbang 1-1 melawan Persikabo 1973, tim yang terseok-seok di peringkat 17 zona degradasi Liga 1.

Saat ini, Persebaya Surabaya naik ke peringkat 12 setelah sebelumnya menempati peringkat 14 di klasemen sementara Liga 1, dengan total 26 poin dari 22 pertandingan, menyisakan 1 laga tunda menghadapi PSIS Semarang.

Harapan pun perlahan pupus mengenai peluang juara Persebaya Surabaya yang performanya tak kunjung membaik.

Dengan posisi saat ini, mereka berada di peringkat 12 dengan selisih 31 poin dari target minimal 57 poin untuk masuk ke fase Championship Series.

Untuk mencapai posisi 4 besar, Persebaya hanya diperbolehkan kalah satu kali lagi dalam sisa kompetisi, dengan harus meraih 16 kemenangan dan 9 seri.

Persebaya hanya punya jatah 1 kali lagi untuk seri dan 1 kali kalah, dan sisanya harus menyapu bersih 10 kemenangan untuk bisa masuk ke championship series.

Namun, Persebaya Surabaya juga harus berhati-hati terhadap ancaman degradasi ke Liga 2 musim depan, dengan hanya memiliki selisih 5 poin dari tim yang berada di zona degradasi, Arema FC dengan 21 poin.

Bonek, suporter Persebaya, berharap tim kesayangan mereka dapat menemukan kembali jalur kemenangan dan menghindari skenario terburuk yang mengancam mereka musim ini.

Dengan evaluasi dan perencanaan yang tepat, Persebaya Surabaya masih memiliki peluang untuk mengubah arah perjalanan mereka dalam sisa kompetisi Liga 1 2023/2024.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore