Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Desember 2023 | 20.03 WIB

Momen Tangis Kiper Persebaya Ernando Ari Pecah saat Meninggalkan Stadion GBT, Absen Melawan Persikabo 1973?

TEMBOK TERAKHIR: Ernando Ari (empat dari kiri) harus berjuang ekstrakeras untuk menyelamatkan gawangnya dari kebobolan saat Persebaya Surabaya menjamu Persis Solo karena beberapa pemain absen. - Image

TEMBOK TERAKHIR: Ernando Ari (empat dari kiri) harus berjuang ekstrakeras untuk menyelamatkan gawangnya dari kebobolan saat Persebaya Surabaya menjamu Persis Solo karena beberapa pemain absen.

JawaPos.com – Pada pertandingan seru antara Persebaya Surabaya dan Persis Solo pada Rabu (13/12) malam, Ernando Ari selaku kiper andalan Green Force mengalami nasib yang tidak mengenakkan.

Pada menit ke-73 menjadi momen yang menghentikan langkahnya di lapangan hijau, ketika cedera engkel membuatnya harus meninggalkan pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo.

Dalam detik-detik dramatis itu, Ernando Ari terlihat menderita. Bahkan, dia harus ditandu keluar lapangan karena kesulitan berjalan.

Tangisan tak terbendung dari kiper berbakat itu menjadi gambaran seberapa parah cedera yang dialaminya.

Sebuah momen sulit yang menyedihkan bagi para penggemar dan rekan setimnya di Persebaya.

Pelatih Caretaker Persebaya, Uston Nawawi, memberikan konfirmasi setelah pertandingan berakhir. "Ernando engkelnya sakit ya mas," ujarnya dengan nada keprihatinan. "Tidak bisa meneruskan pertandingan."

Pernyataan tersebut menggambarkan seriusnya cedera yang dialami oleh Ernando, yang mengharuskannya menyerah di tengah permainan.

Andhika Ramadhani kemudian menjadi pilihan pengganti untuk menggantikan posisi Ernando di bawah mistar.

Meskipun upaya Andhika patut diapresiasi, kepergian Ernando memberikan dampak emosional yang kuat, terutama terlihat dari ekspresi kekecewaan rekan-rekan setimnya.

Sementara bicara durasi pemulihan Ernando belum dapat dipastikan. Namun, pada umumnya, penyembuhan cedera pergelangan kaki memerlukan waktu antara satu hingga dua minggu, bahkan mungkin lebih.

Cedera Ernando menjadi catatan pahit dalam pertandingan ini, memicu pertanyaan tentang bagaimana absennya kiper berpengalaman ini akan memengaruhi perjalanan Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia ke depannya.

Dalam dunia sepak bola, cedera adalah bagian yang tidak dapat dihindari, namun harapan penyembuhan yang cepat dan pemulihan yang sukses untuk Ernando Ari tentu menjadi fokus utama.

Pertandingan ini tidak hanya meninggalkan jejak dramatis di lapangan, tetapi juga menunjukkan sejauh mana sepak bola tidak hanya tentang kemenangan dan kekalahan, tetapi juga tentang ketahanan dan semangat.

Semoga Ernando Ari segera pulih sepenuhnya, dan kita bisa melihatnya kembali beraksi di lapangan dengan kekuatan penuhnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore