
UJUNG TOMBAK ANYAR: Paulo Henrique siap membuktikan bahwa Persebaya Surabaya tidak salah sudah merekrutnya.
JawaPos.com - Kedatangan Paulo Henrique sempat menimbulkan pertanyaan. Bagaimana bisa pemain yang sempat cedera lama direkrut untuk jadi striker utama Persebaya Surabaya? Bomber asal Brasil itu merespons suara sumbang itu. Berikut petikan wawancara Paulo dengan wartawan Jawa Pos Bagus Putra Pamungkas.
Halo, Paulo. Kamu bakal menjalani debut saat melawan RANS Nusantara FC (1/12). Sejauh mana persiapanmu?
Saya punya persiapan yang bagus. Dan, saya harap tim bisa tampil baik dengan persiapan yang bagus ini. Kemudian bisa menghadirkan laga yang berkualitas.
Kamu sempat lama cedera saat membela Persiraja Banda Aceh. Apakah sekarang kondisimu sudah oke?
Kondisi saya sangat baik. Tidak ada masalah. Saya juga sangat senang karena teman-teman di tim menyambut saya dengan sangat hangat.
Jadi, kamu siap habis-habisan melawan RANS?
Tentu. Saya hanya mencoba yang terbaik. Saya tahu besok (melawan RANS) akan menjadi laga yang sulit. Tapi, kami butuh tiga poin dan harus menang. Saya rasa kami punya modal bagus untuk itu.
Kamu mencetak 6 gol dalam 12 laga di Liga 1 2021–2022 bersama Persiraja. Lalu, berapa target gol kamu bersama Persebaya musim ini?
Tidak elok sebenarnya membicarakan target berapa gol yang harus saya capai. Tapi, saya tentu berharap bisa mencetak lebih dari 6 gol seperti yang saya lakukan bersama Persiraja. Tapi, yang paling penting adalah memperbaiki posisi Persebaya di klasemen lebih dulu. Makanya, kami harus bisa mendapatkan poin (penuh) terus-menerus.
Tapi, Persebaya ini seperti punya kutukan. Sepeninggal David da Silva, striker asing yang direkrut selalu dicoret karena flop. Apakah kamu tahu hal itu?
Jujur, saya tidak tahu kalau ternyata striker asing setelah David da Silva selalu diganti. Yang jelas, saya sekarang bekerja untuk Persebaya. Jadi, saya katakan, saya ingin melakukan good job dan good game bersama klub ini.
Tapi, apakah kamu tidak tertekan dengan catatan buruk striker asing pasca-David da Silva?
Tekanan itu bagus bagi pemain. Saya tahu risiko pekerjaanku. Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Saya tahu di lapangan nanti harus seperti apa.
Ini akan menjadi musim keduamu di Liga 1. Sebelumnya, kamu bermain saat kompetisi bergulir tanpa penonton. Apakah kamu sudah tidak sabar bermain di Liga 1 dengan disaksikan suporter?
Saat bermain untuk Persiraja, itu masih pandemi Covid-19. Saya masih ingat, tidak ada suporter di stadion. Sekarang saya merasa sedikit beruntung karena bergabung dengan Persebaya. Sebab, Persebaya ini punya basis suporter yang besar.
