Tim asuhan Jan Olde Riekerink itu harus mengakui kekalahan atas tamunya Persib Bandung pada laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 pekan ke-20 yang berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (26/11) malam.
Diakui Jan Olde Riekerink, kekalahan ini menjadi yang terburuk baginya selama menukangi Dewa United.
"Hari ini adalah yang paling gelap," kata Jan Olde Riekerink seperti dikutip JawaPos.com dari laman resmi operator liga, Senin (27/11).
Menurutnya, Dewa United sempat bermain bagus di awal babak pertama sebelum kemudian dua gol cepat Persib Bandung membuyarkan semuanya.
"Sejatinya kami sempat bermain bagus di awal babak pertama. Sayangnya dua gol awal membuyarkan semua. Seharusnya hal tersebut tidak boleh terjadi," ungkapnya.
"Kalau kebobolan 2 gol ya harus cetak 2 gol lagi, harus mempunyai kewajiban lebih," sambung pelatih asal Belanda tersebut.
Pelatih yang sempat menukangi Galatasaray pada 2016 ini mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mengembalikan keadaan, namun hal itu tidak berjalan mulus.
"Kami harus mencoba banyak peluang. Saya bermain risiko dengan bermain agresif dan itu gagal," tuturnya.
Pelatih berusia enam puluh tahun itu menilai bahwa timnya tidak memiliki kedalaman skuad yang cukup baik. Ditambah kualitas lini depan Maung Bandung yang sangat tajam membuat upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil.
"Justru mereka tajam karena mereka memiliki lini depan yang berkualitas. Selain itu kami juga kekurangan kedalaman yang bisa diubah di babak kedua," tutupnya.
Dengan kekalahan ini, Dewa United FC harus tertahan di peringkat 11 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan mengumpulkan 25 poin.
***