Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 21.05 WIB

Pernyataan Lengkap Yohanis Kandaimu Pasca Terkena Ejekan Rasisme, Minta Polisi Tangkap Pelaku

Yohanes kandaimu (kanan) berduel dengan Ilija Spasojevic, Bali united, di Stadion I Wayan Dipta, Jumat 20/10).

 
JawaPos.com - Tindakan rasisme kembali terjadi di persepakbolaan Indonesia dan menimpa pemain Persebaya Yohanis Kandaimu.
 
Saat laga antara Bali United menghadapi Persebaya, Jumat (20/10) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, bek tim tamu, Yohanis Kandaimu mendapat perlakuan rasis secara verbal oleh oknum suporter.
 
Pada konferensi pers pasca pertandingan, Yohanis Kandaimu menyayangkan masih adanya tindakan rasisme yang terjadi di Indonesia.
 
 
"Saya respect pada tim lawan dan saya sangat kecewa masih ada hal yang tidak seharusnya terjadi di Indonesia namun masih terulang yaitu persoalan warna kulit, padahal kami bersaudara, kami cinta Indonesia!" tegas Kandaimu dalam konferensi pers pasca laga seperti dikutip dari YouTube resmi Persebaya.
 
Yohanis mengaku kurang jelas apa yang dikatakan oknum suporter rasis tersebut karena ia sedang dalam fokus bertanding. Ia juga menyayangkan polisi malah melepas suporter tersebut.
 
"Saya kurang tahu dia ngomong apa karena saya lagi fokus bertanding. Sebenarnya suporter itu sudah ditangkap polisi tapi malah dilepaskan lagi. Saya minta polisi tangani lagi suporter itu biar sepakbola kita berjalan baik," ujarnya.
 
 
Pemain asal Papua tersebut juga menekankan bahwa sesama warga Indonesia adalah bersaudara, jadi jangan sampai melakukan tindakan rasis.
 
"Kita bersaudara dari Sabang sampai Merauke, bukan hanya di Jawa saja. Intinya jangan sampai melakukan rasisme lagi supaya sepakbola Indonesia menjadi lebih baik," pungkas Kandaimu.
 
Yohanis Kandaimu bukan kali pertama mendapat perlakuan rasisme. Belum lama ini saat laga kontra Borneo FC (3/9) lalu, ia mendapat komentar rasis dari oknum Bonek di kolom komentar Instagram.
 
 
Sedangkan yang kedua adalah saat melawan Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (20/10) sore.
 
Kandaimu yang bermain sejak menit pertama tidak bisa 100 persen fokus untuk pertandingan. Mantan bek Persita Tangerang itu mendapat teriakan rasis dari oknum suporter. 
 
Oknum suporter itu sudah sempat diamankan oleh pihak ofisial Persebaya. Mereka kemudian menyerahkannya kepada pihak kepolisian. Tapi, oknum itu kemudian malah dibebaskan.
 
 
"Kenapa ada pembiaran? Harusnya pihak keamanan bisa tegas mengatasi kasus rasisme seperti ini,’’ tukas Manajer Persebaya Yahya Alkatiri kepada Jawa Pos.
 
Yahya juga sudah memberi dukungan kepada pemain terutajajaKandaimu melalui komunikasi langsung. Pihak manajemen memberi dukungan penuh kepada Kandaimu.
 
’’Saya lihat Kandaimu adalah sosok yang kuat. Cuma, dia tidak bisa terus-terusan mendapat aksi rasisme," tegas Yahya.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore