Striker Gresik United Samsul Arif (tengah) gagal membobol gawang Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, kemarin.
JawaPos.com – Dua pertandingan tandang tanpa poin. Catatan yang tentu sangat tidak baik bagi Gresik United yang menargetkan diri lolos ke Liga 1.
Apalagi, dalam dua pertandingan away itu, Laskar Joko Samudro kebobolan tiga gol dan tanpa sekali pun bisa membobol gawang lawan.
Setelah sebelumnya tumbang saat bertandang ke kandang Deltras FC (24/9), kemarin Gresik United menyerah 0-1 saat melawat ke markas Persela Lamongan, Stadion Surajaya. Kemenangan Persela ditentukan oleh gol Rahel Radiansyah pada menit ke-30.
Pelatih Gresik United Rudy Eka Priyambada mengaku kecewa dengan kekalahan timnya. Padahal, dia punya target bisa mencuri poin. Setidaknya satu poin.
Apalagi, Persela hanya bermain dengan satu pemain asing, Jonathan Campbell. Kim Doh-yun absen karena cedera. Di lini depan, Laskar Joko Tingkir juga hanya mengandalkan penyerang lokal Rafi Angga.
Sedangkan Gresik United turun dengan full team. Dua penggawa impor, Victor Bertomeu dan Renshi Yamaguchi, bermain sejak awal. Samsul Arif, Birrul Walidain, hingga Frank Sokoy juga jadi starter. ’’Kami menciptakan banyak peluang, tapi tidak ada satu pun yang jadi gol,’’ tutur Rudy.
Hal itu yang akan jadi bahan evaluasi. Lini depan akan terus dipertajam lagi sebelum pertandingan selanjutnya menjamu Persipa Pati pada 8 Oktober mendatang. ’’Saat kalah lawan Deltras, kami kalah karena emosi. Hari ini (kemarin) sudah ada perbaikan, hanya saja lini depan tidak bisa cetak gol,’’ ujarnya.
Rudy menegaskan, tidak ada kata lain kecuali menang di laga selanjutnya. Karena itu, dia meminta Samsul Arif dkk melupakan kekalahan kemarin sore secepatnya. ’’Fokus next game,’’ katanya
Sementara itu, pelatih Persela Djadjang Nurdjaman bersyukur akhirnya bisa mendapatkan tiga poin lagi. Plus, timnya berhasil mencatatkan clean sheet untuk kali ketiga dalam empat pertandingan. ’’Tetap low profile, karena masih banyak pertandingan ke depan,’’ harapnya.
Meski menang, dia menegaskan tetap ada evaluasi. Khususnya bagaimana anak asuhnya tidak boleh lagi membuang peluang yang sudah diciptakan. ’’Harusnya Rahel mencetak dua gol. Di pertandingan selanjutnya, tidak boleh membuang-buang peluang lagi,’’ ujarnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
