Striker Persebaya Paulo Victor (kiri) berduel dengan Fachruddin (Madura United) di laga derbi Suramadu.
JawaPos.com - Kekalahan telak Persebaya Surabaya 0-3 oleh Madura United menguak cerita tersendiri yang terjadi sebelum pertandingan. Terkait pengadil lapangan.
Manajer Green Force Yahya Alkatiri mengungkapkan, pada Sabtu (16/9) malam, wasit utama yang sudah ditunjuk tiba-tiba diganti. Alasannya, wasit tersebut tengah sakit. Komite Wasit PSSI kemudian menunjuk Armyn Dwi Suryathin sebagai pengganti.
Kondisi itulah yang membuat manajemen mencak-mencak. Sebab, Armyn punya track record 7 kali memberikan penalti kepada tim tuan rumah dalam 26 laga Liga 1 musim ini. ”Padahal, dia (Armyn) juga baru saja memimpin laga Dewa United melawan Bhayangkara FC pada Jumat (15/9) lalu. Kenapa ini? Kok wasit baru istirahat sehari tiba-tiba ditunjuk lagi,” cetus Yahya.
Manajemen Green Force tidak terima. Mereka kemudian mengirim surat protes ke PSSI. ”Tapi, sampai jelang pertandingan tidak ada balasan. Dan wasit yang ditunjuk tetap yang bersangkutan. Ini kenapa? Padahal, kita semua ingin berbenah. Tapi, kalau PSSI nggak mau, ya repot,” tegas mantan manajer Persik Kediri itu.
Ketakutan Yahya akhirnya terbukti. Green Force sudah diganjar penalti oleh wasit asal Lubuklinggau itu saat laga baru berjalan dua menit. ”Celakanya, wasit ini merugikan kami. Tidak hanya penalti. Ada beberapa keputusan fatal yang merugikan kami. Mulai offside sampai pelanggaran lainnya,” jelasnya.
Pelatih Persebaya Josep Gombau juga kaget dengan penalti di menit awal. Dia melihat sendiri pelanggaran yang dilakukan Dusan Stevanovic kepada Francisco Rivera. ”Soal pelanggaran itu, apakah itu penalti atau tidak, sulit bagi saya mengatakannya. Yang jelas, penalti itu mengubah jalannya laga,” ujar pelatih asal Spanyol itu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
