
Josep Gombau dijadwalkan tiba di Surbaya pagi ini Rabu (13/9).
JawaPos.com – Teka-teki siapa pelatih kepala Persebaya Surabaya selanjutnya mulai terjawab. Dia adalah Josep Gombau yang telah tiba di Surabaya pada Rabu (13/9). Bienvenido señor.
Pelatih asal Spanyol ini mendarat di Bandara Juanda, Surabaya, sore tadi. Dia tiba setelah transit dari Jakarta sebelumnya. Kehadirannya tentu saja menjawab keraguan Bonek dan Bonita selama ini.
Fans setia Persebaya itu sempat berspekulasi tentang siapa pelatih yang bakal meneruskan tongkat estafet sepeninggal Aji Santoso. Paul Munster hingga Divaldo Alves sempat dikaitkan dengan Persebaya sebelumnya.
Akan tetapi, manajemen Persebaya justru membuat gebrakan dengan memanggil pelatih yang belum pernah sekalipun merasakan atmosfer sepak bola Indonesia.
Gombau memang tak punya rekan jejak di sepak bola Tanah Air. Namun, pelatih berusia 47 tahun ini punya reputasi bagus sebagai pelatih. Dia bahkan pernah menangani tim muda Barcelona hingga Australia.
Kini, Gombau tinggal mempersiapkan berkas dan menunggu pengesahan PT LIB sebelum diumumkan secara resmi oleh manajemen Green Force sebagai penerus pelatih kepala.
Sementara Gombau sepertinya tak sabar memimpin Reva Adi Utama dan kawan-kawan, apalagi pelatih yang tampak sangar tapi murah senyum itu memberikan kredit tersendiri tentang Indonesia.
“Ini bukan pertama kali saya singgah di sini. Ini kedua kalinya, pertama saat saya transit di Bali,” ujarnya. “Saya saat itu transit saat kerja di Australia,” timpalnya.
“Saya pikir Indonesia sangat fantastis. Dan, saya tak menyangka saya kembali ke Indonesia lagi walau kini untuk bekerja (sebagai pelatih Persebaya),” ungkapnya.
Namun, belum diketahui apakah dirinya sudah bisa memimpin Persebaya saat menjalani laga tandang ke markas Madura United, Minggu (17/9) nanti. Dia bersama Persebaya sepertinya masih menunggu pengesahan dari PT LIB.
Sementara akun resmi Instagram Persebaya @officialpersebaya memposting yang membenarkan Gombau bakal menjadi pelatih kepala selanjutnya. Itu terlihat lewat unggahan video bertemakan musik dari piringan hitam, di mana musik Argentina, Brasil, Portugal, Austria, dan terakhir El Esta Aqui (Spanyol).

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
