
Rizky Darmawan akan menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang PSIS Semarang saat dijamu Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Jumat (25/8).
JawaPos.com – Penalti jadi momok tersendiri bagi PSIS Semarang. Tiga pertandingan terakhir, Mahesa Jenar selalu kebobolan melalui titik putih.
Empat hukuman penalti diberikan kepada PSIS. Bahkan, tiga penalti dalam dua pertandingan terakhir membuat PSIS gagal memenangkan pertandingan.
Kegagalan pertama terjadi ketika menjamu Persib Bandung (20/8). Dua gol yang membuat Persib menang semua lewat titik putih. Kegagalan kedua ketika ditahan imbang saat away melawan Persik Kediri (25/8). Satu-satunya gol Macan Putih juga lewat tendangan penalti.
Karena itu, pelatih PSIS Gilbert Agius mulai meminta anak asuhnya berhati-hati dan fokus di dalam kotak penalti sendiri. Tidak boleh lagi ada penalti. Khususnya malam nanti ketika menjamu Bali United di Stadion Jatidiri, Semarang.
’’Memang sulit dan sakit ketika kami gagal menang karena terkena penalti,’’ tuturnya. Gilbert tidak mau menyoroti soal wasit karena hal tersebut. ’’Intinya, kami akan mencoba mengurangi kesalahan di kotak penalti sendiri,’’ lanjutnya.
Tapi, di luar itu, ada hal positif yang dilihatnya. Dua pertandingan terakhir khususnya, meski tidak menang, pelatih asal Malta itu melihat lini pertahanannya cukup bagus saat open play. Lawan kesulitan mencetak gol.
Melawan Bali United, Gilbert paham betul laga tidak akan berjalan mudah. Serdadu Tridatu punya kualitas untuk bisa memberi kejutan meski bermain di kandang PSIS.
’’Kami akan melawan tim dan pelatih berkualitas, tim dari tiga besar. Kami besok (hari ini) harus berhati-hati dengan kekuatan mereka,’’ tegasnya.
Sementara itu, pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco menyebut kondisi timnya sedang bagus. Kemenangan atas Barito Putera di kandang membuat mental Ricky Fajrin dkk naik.
’’Semua pemain menjadi sangat fokus di latihan, kami juga punya banyak waktu untuk persiapan,’’ tuturnya.
Soal lawan, meski PSIS tidak menang dalam dua pertandingan terakhir, Teco mengingatkan agar anak asuhnya tetap tidak menganggap remeh. Septian David dkk bukan tim sembarangan. Apalagi bermain di depan suporter sendiri.
’’Mereka tim bagus dan punya prestasi di sepak bola Indonesia. Pemain harus kerja keras jika ingin dapat hasil bagus,’’ ujarnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
