
Para pemain Timnas Indonesia U-19 saat berlatih di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pemain hadir dalam latihan ini.FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS
JawaPos.com – Kemenpora kemarin akhirnya mengumumkan besaran dana yang akan dikucurkan untuk timnas Indonesia U-19 dalam menyongsong Piala Dunia U-20 tahun depan. Deputi IV Bidang Peningkatan dan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bakti menuturkan, dari nilai yang diajukan PSSI sebesar Rp 69,1 miliar, pihaknya hanya bisa deal di angka Rp 50,6 miliar.
’’Ini tim yang melakukan review ada lima orang. Gabungan Kemenpora dan praktisi dan tiga orang ahli administrasi dari BPK. Pendampingan kepada PSSI soal ini juga hampir setiap hari sebelum ditetapkan,’’ paparnya.
Menurut Chandra, nilai yang disetujui sudah sangat mencukupi. Dia menambahkan, uang Rp 50,6 miliar itu digunakan untuk banyak hal. Mencakup fasilitas timnas Indonesia U-19 yang akan bertanding di Piala Dunia U-20 tahun depan.
Yang pertama adalah soal honorarium 46 pemain, 7 pelatih (asing dan lokal), dan 8 tenaga penghubung. Selanjutnya, dana itu digunakan untuk akomodasi serta konsumsi, transportasi, suplemen, training camp di luar negeri, uji coba, peralatan pelengkap, sport science, dan yang terakhir adalah perlindungan kesehatan melalui BPJS Kesehatan. ’’Kami harap dana itu benar-benar bisa digunakan secara maksimal untuk kepentingan timnas,’’ paparnya.
Sementara itu, walau tidak sesuai dengan proposal yang diajukan, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan tetap bersyukur atas apa yang sudah disetujui Kemenpora. Sebab, ini juga jadi pelajaran baru PSSI karena 10 tahun tidak pernah lagi menggunakan dana APBN.
Di luar itu, PSSI sudah memberikan perhatian maksimal kepada timnas Indonesia, khususnya U-19. Salah satunya adalah soal penginapan selama TC perdana. Para pemain hingga pelatih diinapkan di hotel bintang 5 di dekat kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno. ’’Kami juga sudah melakukan tes swab. Pelatih Shin Tae-yong juga sedang isolasi mandiri meski kondisinya sehat. Jadi, kami sudah memberikan maksimal,’’ ucapnya.
Selain itu, pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut mengaku akan transparan dalam menggunakan dana dari Kemenpora. Cukup atau tidaknya, yang jelas soal penunjukan Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas sudah dilaporkan kepada Presiden Jokowi dan Menpora Zainudin Amali. Artinya, kedua pihak sudah paham berapa kisaran dana yang harus keluar untuk menggunakan jasa pelatih sekelas Shin Tae-yong.
Dana itu sendiri akan benar-benar dicukupkan untuk persiapan timnas. Termasuk TC di Korea Selatan sesuai keinginan Shin Tae-yong. ’’Kalau ada masalah bisa adendum, sekarang kami coba cukupkan apa yang diberikan,’’ pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
