
Photo
JawaPos.com – Muhammadiyah memiliki sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Kader-kadernya seperti Soeratin dulu menjadi pelopor lahirnya PSSI. Sejarah itu pun berusaha dirajut kembali. Salah satu langkah diambil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Mereka mengakuisisi Persigo Semeru FC yang musim ini berlaga di Liga 2. Selain itu, mereka akan berkompetisi dengan nama PS (Persigo Semeru) Hizbul Wathan dan ber-home base di Sidoarjo.
’’Dengan PS Hizbul Wathan, Muhammadiyah ingin berdakwah melalui sepak bola. Selama ini kan Muhammadiyah lebih dikenal berdakwah lewat lembaga pendidikan dan rumah sakit. Kini kami masuk ke sepak bola,’’ kata CEO PS Hizbul Wathan Dhimam Abror.
Keputusan itu disebut mantan pemimpin redaksi Jawa Pos tersebut tidak diambil dalam semalam. Tetapi dipikirkan sejak jauh-jauh hari. Mula-mula dengan mendirikan sekolah sepak bola (SSB) di Surabaya. Nah, setelah itu mereka berpikir untuk memiliki kesebelasan di kompetisi nasional. Ketika rencana itu digulirkan dan digodok dengan matang, secara kebetulan ada kabar Persigo Semeru FC bakal dilego.
PWM Jatim pun mengintip peluang itu. Mereka pun menawar untuk mengakuisisinya. Gayung bersambut. Manajemen Persigo Semeru FC sepakat melepas ke Muhammadiyah. Soal nilai pelepasan, mereka juga tidak keberatan. ’’Berapa nilainya? Yang jelas tidak sampai Rp 6 miliar–Rp 7 miliar seperti yang diembuskan beberapa pihak. Nilainya 50 persennya,’’ ucap Abror.
Proses akuisisi secara resmi dilangsungkan pada 25 Februari 2020. Kemarin (26/2) mereka pun mendaftarkan nama baru ke PT Liga Indonesia Baru. Bukan hanya itu, manajemen PS Hizbul Wathan juga bergerak cepat menyiapkan sisi teknis seperti jajaran ofisial. Abror menyebut telah menunjuk Hanafing sebagai direktur teknik dan Yusuf Ekodono sebagai pelatih kesebelasan berjuluk Laskar Matahari tersebut.
’’Home base kami di Sidoarjo. Main di Gelora Delta dan latihan di Stadion Jenggolo. Dalam beberapa hari mendatang, kami akan merekrut pemain. Jadi, kami ini tidak main-main. Muhammadiyah mau serius berdakwah melalui sepak bola,’’ papar Abror.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
