
Suporter Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
JawaPos.com–Keputusan larangan suporter tamu yang telah diputuskan Komisi Disiplin PSSI, bagi beberapa klub sepak bola Indonesia dirasa menyulitkan. Bahkan dianggap tidak masuk akal. Termasuk bagi tim dengan Persebaya.
Dilansir JawaPos.com dari Persebaya.id, Direktur Persebaya Candra Wahyudi menuangkan keluhan itu di web resmi Persebaya, Jumat (21/7).
”Sudah beberapa musim ini, Komdis tidak ada upaya untuk memanggil pihak terkait guna mengklarifikasi kebenaran di lapangan soal tindakan para suporter,” jelas Candra Wahyudi.
Menurut Candra Wahyudi, selama ini Komdis PSSI dirasa kurang bijak dalam menyelesaikan permasalahan kisruh antar suporter klub bola tersebut. Selama ini dianggap mudah dalam memvonis dan menetapkan sanksi tanpa ada klarifikasi kepada beberapa saksi di lapangan.
”Selama ini bukan berarti para klub sepak bola tidak ada effort dalam menetapkan larangan suporter tamu bertandang ke kandang lawan, Persebaya sendiri khususnya juga sudah sering adakan nobar untuk menanggulangi suporter away, kami sudah sangat antisipasi, tapi hal ini tetap tidak menjamin akan masih ada suporter yang datang,” papar Candra Wahyudi.
Selain itu, sering kali klub sepak bola selain Persebaya juga dijatuhi sanksi apabila terlihat ada suporter tamu yang tandang ke laga. Padahal belum tentu saat itu semuanya rusuh.
Menurut dia, kehadiran para suporter itu sebenarnya memberikan banyak dukungan bagi para pemain ketika berlaga di lapangan. ”Padahal faktanya klub-klub dengan fanbase besar sangat dinantikan kedatangannya saat laga, seperti Bonek, Viking, Jakmania, bisa menjadi penghasil cuan juga dalam setiap pertandingan,” imbuh Candra.
Candra Wahyudi menegaskan, Komisi Disiplin harusnya berperan secara baik dan benar dalam menegakkan hukum dan aturan pertandingan, selain itu juga menjadi solusi bukan hanya asal memberikan sanksi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
