
Dinan Javier sudah masuk dalam daftar pemain BFC
JawaPos.com - Dua penggawa Mitra Kukar, Dinan Javier dan Riki Pambudi, merapat ke Bhayangkara FC. Keduanya bahkan sudah termasuk dalam 19 nama yang sudah dirilis oleh BFC untuk kompetisi musim 2017.
Memang belum ada hitam di atas putih, tapi tidak menutup kemungkinan keduanya meninggalkan Naga Mekes - julukan Mitra Kukar, lantaran status mereka yang tercatat sebagai siswa Sekolah Polisi Negara (SPN).
Seperti diketahui, seluruh pemain yang dirilis Bhayangkara FC merupakan SPN dan anggota Polri. Dengan status Dinan dan Pambudi sebagai siswa SPN, otomatis 99 persen mereka menjadi bagian dari The Great Alligator - julukan BFC, pada musim depan.
Saat dikonfirmasi Kaltim Post (Jawa Pos Group), Dinan mengakui sudah menjalin komunikasi dengan manajemen Bhayangkara FC. Hanya, hingga saat ini, eks Timnas U-19 itu menegaskan belum ada kesepakatan.
“Masih sebatas pembicaraan, belum sah jadi pemain BFC,” ujarnya.
Sebagai profesional, Dinan masih menghormati ikatan kontraknya dengan Mitra Kukar yang baru berakhir Maret mendatang. Sebelum memastikan diri ke BFC, pemain 21 tahun itu ingin berbicara dengan manajemen tim Kota Raja secara baik-baik.
“Hingga saat ini, saya masih pemain Mitra Kukar. Tentunya ada prosedur harus saya lalui jika ingin berganti klub. Intinya, di mana pun bermain, saya tidak ingin meninggalkan jejak buruk,” imbuh pemain kelahiran Bantul tersebut.
Sementara itu, Riki Pambudi justru enggan berkomentar banyak terkait kabar dirinya bakal meninggalkan Tenggarong. Penjaga gawang asal Loa Kulu, Kukar itu masih menunggu.
“Tunggu nanti saja. Kalau sudah deal baru bicara,” jelasnya.
Dua pemain muda Naga Mekes itu memang masih terikat kontrak Mitra Kukar hingga Maret. Meski demikian, manajemen tim Kota Raja telah menyadari potensi hengkangnya kedua pemain itu.
“Mereka siswa SPN, wajar suatu saat bakal ditarik Bhayangkara FC. Kami tidak keberatan, asalkan melalui prosedur yang benar,” tutur Direktur Operasional Mitra Kukar, Suwanto.
“Tentu kami akan mencari penggantinya jika memang keduanya positif ke BFC. Tapi, kami masih lihat hingga pertengahan Januari,” pungkas Suwanto. (don/bby/k8/epr/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
