
Rbert Rene Alberts ternyata salah menginterpretasikan aturan lima pergantian pemain di Liga 1.
JawaPos.com - Pelatih PSM, Robert Rene Alberts salah tafsir aturan pergantian pemain di Liga 1. Hal itu membuat rencananya pada laga melawan Persela di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin Makassar, Minggu (16/4) tak berjalan mulus.
Robert mengeluh karena timnya tidak tampil maksimal saat memasuki babak kedua. Pelatih asal Belanda itu mengira, aturan dalam setiap pertandingan membolehkan lima pergantian pemain sama dengan Piala Presiden.
Padahal, aturan sebenarnya, pergantian pemain memang bisa lima kali dalam satu pertandingan, tapi 2 pergantian khusus untuk pemain U-23. Robert mengatakan, saat Liga digulirkan, semua tim mengira dalam satu pertandingan, tim bisa melakukan lima kali pergantian.
“Ketika saya mendapatkan aturan Liga, saya tanya pelatih tentang apa yang ada diaturan itu, mereka bilang sama dengan Piala Presiden yaitu bisa mengganti lima pemain,” katanya dilansir Pojok Sulsel (Jawa Pos Group).
Memasuki babak kedua, kata Robert, dia berpikiran bahwa timnya bisa mengganti lima pemain. “Sebenarnya kami bisa saja mencetak banyak bola tadi di babak kedua,” kata Robert usai pertandingan.
Robert sudah melakukan dua kali pergantian pemain dengan menarik dua pemain U-23, Arfan digantikan Rizky Pellu dan Reva Adiutama yang diganti Faturahman, pad awal babak kedua. “Saat kami mau ganti pemain lagi, Imran (asisten pelatih Imran Amirullah) datang ke saya dan mengatakan hanya tinggal satu yang bisa kita ganti,” bilang Robert lagi.
Lalu, Robert kembali melakukan rotasi dengan menarik Gozali Siregar dan memasukan Ferdinand Sinaga. “Kami pikir masih ada lagi dua pergantian,” kata Robert.
Di bangku cadangan, tampak beberapa pemain sudah disiapkan termasuk pemain baru PSM Makassar Marc Anthony Klok. Sayangnya, pergantian pemain untuk pemain senior sudah habis, sisa jatah pemain U-23. “Padahal kami punya rencana siapa yang akan kita ganti dengan lima pemain,” kata Robert.
“Kami tanya komisi pertandingan, mereka tidak bisa jawab. Padahal itu memepengaruhi bagian dari babak kedua kami. Kalau misalnya kami dapat cedera di babak kedua tadi, kita bisa saja bermain dengan sembilan orang di akhir-akhir pertandingan,” keluh Robert.
Pada laga tersebut, PSM sukses mengamankan poin penuh setelah menang 3-1. Ketiga gol PSM Makassar tercipta dibabak pertma, masing-masing Reinaldo Elias da Costa menit pertama, Willem Jan Pluim (22′) dan M Rahmat (40′). Lalu gol balasan Persela Lamongan tercipta pada menit ke-88 oleh Ivan Carlos.
Kedua tim bermain dengan 10 pemain setlelah dua diusir dari lapangan karena kartu merah. Di kubu PSM, Ferdinand Sinaga yang diganjar kartu merah. Lalu pemain Persela Aang Suparman yang menerima kartu kuning kedua. (pojoksulsel/ira/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
