
Starter pemain Sriwijaya tak banyak dihiasi pemain asli Sumsel
JawaPos.com - Sriwijaya FC di Liga 1 musim ini berbeda dengan tim saat mentas di ISC 2016 lalu. Di ISC 2016, banyak pemain lokal Sumsel menghiasi starting XI tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut. Namun, kini mereka minim putra daerah.
Di ISC 2016 putra daerah sebut saja Hapit Ibrahim, Ichsan Kurniawan, hingga Rizki Dwi Ramadhan. Musim ini, hanya Ichsan yang mampu mempertahankan eksistensinya di skuad Sriwijaya setelah pulih dari cedera lutut.
Pelatih Osvaldo Lessa menjelaskan, banyak putra daerah yang tersisih dari starting eleven karena menyesuaikan kebutuhan tim. Terutama setelah regulasi wajib memainkan tiga pemain U-23. Kondisi itu membuatnya harus jeli memadukan pemain muda dengan para senior sehingga tercipta keseimbangan dalam bermain.
"Jika bicara kualitas, Hapit, Rizki, dan Budi (Slamet Budiono), semua memiliki kualitas bagus. Hanya kesempatan saja yang belum dapat. Belum mendapatkan waktu yang tepat. Dalam kondisi saat ini, saya membutuhkan pemain matang untuk bisa bekerja sama dengan pemain senior," ungkap Lessa seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group).
Lessa menilai Hapit memiliki skill bagus dalam membagi bola baik itu umpan pendek rapat atau panjang. Kemudian Rizki memiliki kecepatan dan insting bagus. Usianya yang masih muda tapi lewat dari kuota U-22 membuat pilihan jatuh pada pemain berpengalaman.
"Mereka bagus dalam latihan. Semua serius dan menunjukkan konsistensi dalam bermain. Tapi hanya kesempatan saja yang belum mereka dapatkan dan ini bukan berarti kualitas mereka kalah dengan lainnya," imbuhnya.
Musim ini, Rizki dan Hapit hanya main sekali sebagai pemain pengganti menjelang akhir pertandingan. Sementara, Budi lebih baik karena mendapat jatah lima pertandingan dengan melahap 232 menit. (kmd/ion/epr/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
