
Persebaya bertekad meraih lisensi dan posisi yang bisa membawa mereka tampil di level Asia.
JawaPos.com - Setelah memastikan diri aman dari degradasi pada Liga 1 2018, Persebaya Surabaya mulai bersiap menghadapi Liga 1 2019. Satu target sudah dicanangkan. Persebaya harus mendapat lisensi untuk tampil di kompetisi Asia.
Persebaya Surabaya memang bukan menjadi bagian dari tim-tim Liga 1 2018 yang telah mendapat lisensi AFC. Selain Persebaya, PSMS Medan juga menjadi salah satu tim yang gagal mendapat lisensi untuk tampil di level Asia.
Namun, bukan berarti Persebaya belum menyiapkan segala persyaratan untuk mendapatkan lisensi tersebut. Sejatinya, sejak promosi ke Liga 1 tim berjuluk Green Force itu sudah menyiapkan lima aspek yang harus dipenuhi dalam pengajuan lisensi AFC.
Kelima Aspek itu meliputi Olahraga yang mencakup pembinaan usia dini. Administrasi yang meliputi urusan nonteknis. Kemudian juga ada aspek Legalitas/Hukum, Keuangan, serta Infrastruktur.
”Dari lima aspek itu kemudian dipecah jadi 152 poin. Nah dari 152 poin itu empat di antaranya kami kurang,” ucap sekretaris tim Ram Surahman.
Salah satunya menyangkut soal lisensi yang dimiliki mantan Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera. Sebab pelatih yang kini menangani Sriwijaya FC itu memegang lisensi A CONMEBOL.
”Untuk melatih di kompetisi masih bisa. Tetapi kalau untuk dapat Lisensi AFC, kami harus disyaratkan (mendapat) semacam persetujuan dari AFC. Sebetulnya kemarin kami dalam proses mengurus. Ada visit dari Direktur Tenik PSSI tentang pola melatih dan sebagainya,” imbuh pria asli Gresik itu.
Sayang hingga deadline, Persebaya belum mendapatkan surat persetujuan tersebut. Hal itu menjadi pelajaran bagi Green Force ke depannya. Setidaknya, soal lisensi pelatih saat ini Persebaya tak akan jadi masalah. Karena Rendi Irwan dan kolega sudah ditangani pelatih Djadjang Nurdjaman yang tidak membutuhkan surat persetujuan dari AFC lagi.
”Kalau lihat evaluasinya, di atas kertas insyaAllah tahun depan kami bisa dapatkan lisensi tersebut. Untuk aspek lainnya insyAllah sudah memenuhi, cotohnya seperti infrastruktur,” ujar Ram Surahman.
Sebenarnya tidak masalah Persebaya gagal mendapatkan lisensi AFC musim ini. Karena peluang untuk melaju ke AFC Cup 2019 sudah tertutup. Tetapi apabila musim depan mereka menargetkan untuk melenggang ke ajang tersebut. Maka, Rendi Irwan dkk wajib mendapatkan lisensi tersebut.
Apabila musim depan Persebaya lolos ke AFC Cup dan belum mendapat lisensi AFC, mereka akan digantikan tim yang berada di bawah mereka di klasemen akhir Liga 1. Contohnya seperti Bhayangkara FC yang digantikan oleh Bali United musim ini akibat belum mendapatkan lisensi AFC.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
