
Direktur Persija Development Ganesha Putera memberikan apresiasi dengan digelarnya Piala Persija sebagai wadah klub internal Macan Kemayoran terus mengasah kemampuan.
JawaPos.com – Ketua Persija Foundation Budiman Dalimunthe merencanakan agar kompetisi internal Piala Persija dapat bergulir rutin dua kali dalam setahun. Turnamen itu sebagai pengganti kompetisi yang saat ini memiliki banyak kendala teknis.
Piala Persija 2023 series 1 telah berakhir, dengan Persija Muda menjadi juara setelah menang adu penalti 3-2 atas PSAD, pada pertandingan final yang dimainkan di Giant Kong Soccer Arena, Jakarta, Kamis (22/6).
"Alhamdulillah setelah hampir tiga tahun tidak ada turnamen, kini Piala Persija berjalan cukup baik. Ada satu-dua kendala, tapi bisa diatasi hingga akhirnya berjalan mulus. Piala Persija jadi ajang talenta muda di Jakarta untuk berkompetisi," kata Budiman seusai pertandingan final.
"Insya Allah di November nanti ada series dua. Mudah-mudahan bisa lebih dari 16, ya targetnya sih maksimal 32 klub internal bisa ikut di ajang series dua nanti," tambahnya.
Piala Persija 2023 diikuti oleh 13 klub internal dan tiga tim binaan langsung Persija. Ke-16 peserta itu adalah Persija Muda, Persija Academy, Persija Soeratin, Atamora FC, PS Mahasiswa, Menteng Yunior, Pos Indonesia, Maesa, Nusantara, Trisakti, Putra Indonesia, Tunas Jaya, AC Suah Api, Red Demon, Monas, MC Utama, dan PSAD.
Budiman menambahkan bahwa awalnya pihak Persija Foundation selaku penggagas turnamen mengundang 32 tim internal Persija. Namun, karena sejumlah klub internal Persija sedang tidak memiliki pemain reguler, serta pembatasan usia yang cukup ketat, yakni 20 tahun, maka hanya 16 tim yang berpartisipasi.
Direktur Persija Development Ganesha Putera juga sangat mengapresiasi turnamen internal ini, yang diharapkan dapat menjaga gelora klub-klub internal untuk membina para pemain muda.
"Harapannya ini bisa menjadi basis untuk akar rumput, salah satunya bagaimana menjadikan Jakarta itu jadi kotanya Persija. Di mana makin banyak anak-anak yang tidak main bola, jadi main bola. Dan yang sudah main bola, dia tidak berhenti main bola. Itu yang paling penting, sehingga level partisipasi bersepak bola di Jakarta itu semakin meningkat, dan ketika level partisipasi sepak bola di Jakarta semakin meningkat, tentunya prestasi atau bibit-bibit untuk naik ke level elite itu pasti semakin berkualitas," ucap Ganesha.
Ganesha juga menyatakan bahwa para pemain yang tampil bagus pada turnamen ini berpeluang untuk dilirik para pencari bakat Persija, sehingga membuka jalan untuk masuk ke dalam skuad Persija di berbagai kelompok umur.
"Jadi, teman-teman scouting di Persija Development juga selalu memantau, karena ini juga ada live streamingnya sehingga bisa dilakukan video analysis. Dan, tentunya jika ada talent yang bagus bisa kita trial atau kita naikkan ke level elite di Persija development," ucap sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Persija Jakarta itu.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
