Como 1907 berkembang menjadi ekosistem bisnis yang merambah sepak bola, fesyen, dan pariwisata. Namun, siapa yang paling diuntungkan dari investasi besar keluarga Hartono? (Dok. eSport Como)
JawaPos.com – Como 1907 menjelma menjadi fenomena baru dalam sepak bola Eropa. Perbincangan mengenai klub asal Italia tersebut tidak lagi sebatas aktivitas transfer dan racikan taktik Cesc Fabregas, tetapi juga merambah ke nilai bisnis dan potensi komersial yang terus berkembang.
Como 1907 menghadirkan kisah tentang klub yang perlahan keluar dari bayang-bayang kompetisi kasta bawah dan menjelma menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Ambisi mereka kini tidak hanya berpusat pada persaingan di Liga Italia, tetapi juga pada peluang bersaing dengan klub-klub elite Eropa di panggung Liga Champions.
Dari sudut pandang suporter, kebangkitan Como 1907 tentu menjadi kabar menggembirakan, terutama bagi mereka yang telah mendampingi klub ketika masih berkutat di Serie C pada musim 2019/2020. Manajemen juga memberikan perhatian khusus kepada suporter lama melalui harga tiket yang lebih terjangkau dibandingkan tarif yang dikenakan kepada wisatawan.
Namun, jika dilihat lebih jauh, Como 1907 kini bukan sekadar klub sepak bola yang tengah menikmati peningkatan prestasi. Klub tersebut berkembang menjadi aset komersial dengan cakupan bisnis yang merambah fesyen, merchandise, hingga pariwisata eksklusif di sekitar Danau Como, yang terkenal dengan panorama alam dan bangunan berarsitektur klasik.
Perkembangan tersebut turut membuka peluang ekonomi bagi berbagai sektor di sekitarnya, mulai dari hotel, restoran, toko, hingga operator wisata. Kolaborasi dengan merek-merek ternama juga memperluas jangkauan pasar Como 1907 sekaligus memberikan ruang promosi bagi para mitranya.
Berdasarkan laporan Como Companion, perkembangan sepak bola dan pariwisata di Como mendorong para pengelola hotel berlomba-lomba menambah kamar dan tempat tidur di kategori supermewah. Beberapa di antaranya adalah Hotel San Gottardo, Villa d’Este, Hotel Imperiale di Moltrasio, dan Grand Hotel Cadenabbia.
Kebutuhan akomodasi tidak hanya berkaitan dengan kedatangan wisatawan yang tertarik pada sepak bola, tetapi juga pengunjung yang ingin menikmati liburan di sekitar Danau Como. Permintaan tersebut semakin relevan pada periode ramai wisatawan, termasuk selama liburan musim panas.
Masih berdasarkan laporan yang sama, jumlah wisatawan di kawasan Como pada 2025 disebut meningkat 10,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan sekitar 6,8 juta kunjungan menginap di kawasan danau.
Angka tersebut menggambarkan besarnya aktivitas pariwisata yang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kawasan Como. Meski demikian, kontribusi langsung Como 1907 terhadap pertumbuhan tersebut tetap perlu dibuktikan melalui data tersendiri.
Senja menggantung di danau Como dan stadion Giuseppe Sinigaglia. Como 1907 bangkit dari kebangkrutan hingga Liga Champions. Di balik ambisi besar klub, ada kesetiaan suporter, ikatan komunitas, dan cinta yang tak mengenal kasta. (Dok. Como)
Fasilitas premium, termasuk Club On The Lake, restoran berbintang Michelin, dan berbagai layanan eksklusif, turut memperkuat citra Como sebagai destinasi kelas atas. Di balik gemerlap tersebut, ada persoalan mendasar yang perlu dicermati: besarnya investasi yang dibutuhkan untuk membangun ekosistem bisnis klub.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

5 Pekerjaan Terbaik untuk Introvert, Pilihan Karir yang Sesuai dengan Kelebihan Diri
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme, Indonesia Pimpin CTIF Council
Bill Gates Puji AI Meta Milik Zuckerberg, Muse Dinilai Mampu Mengubah Cara Orang Bekerja
KPK: Kerugian Negara dalam Kasus Bea Cukai yang Terkait PT Djarum Capai Triliunan
Prediksi Skor Everton vs Newcastle United: Tuan Rumah Tertekan, The Magpies Bidik Kemenangan
Prediksi Skor RANS Nusantara FC vs Kendal Tornado FC, Duel Ketat Tim Papan Atas Championship
Prediksi Skor Adelaide United vs Lion City Sailors: Duel Perebutan Posisi Puncak Grup F ACL Two
Prediksi Frosinone vs Lecce di Serie A: Ancaman Raimondo dan Masalah Pertahanan Tim Tamu
Prediksi Skor Frosinone vs Lecce: Canarini Bidik 4 Kemenangan Kandang Beruntun

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022