Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23.17 WIB

Uruguay Uji Coba Kartu Kuning Digital, Begini Cara Kerja dan Kendalanya

Uruguay uji kartu kuning digital untuk permudah tugas wasit. (@RevistaDigitalJ/X) - Image

Uruguay uji kartu kuning digital untuk permudah tugas wasit. (@RevistaDigitalJ/X)

JawaPos.com – Seorang wasit di Uruguay menguji perangkat elektronik seukuran telepon genggam untuk menggantikan kartu kuning konvensional. Uji coba tersebut dilakukan oleh Eduardo Varela dalam pertandingan Copa Uruguay antara Nacional dan Rentistas pada Jumat (16/10).

Selama ini, wasit menggunakan kartu fisik untuk memberikan peringatan maupun mengusir pemain dari pertandingan. Keputusan tersebut kemudian dicatat secara manual sebelum informasinya dipindahkan ke sistem digital. Kehadiran perangkat elektronik ini diharapkan dapat mempermudah pencatatan keputusan disiplin sekaligus mengurangi beban administratif wasit.

Dilansir dari Reuters, perangkat tersebut dirancang untuk merekam berbagai insiden selama pertandingan, lengkap dengan penanda waktu. Pengembang berharap teknologi ini dapat mempercepat proses penyusunan dan pengiriman laporan resmi pertandingan ke platform COMET milik Asosiasi Sepak Bola Uruguay.

Berawal dari Keinginan Mendigitalisasi Pekerjaan Wasit

Direktur perusahaan pengembang REFe, Mauro Sacco, mengatakan bahwa inovasi tersebut berangkat dari keinginan untuk mendigitalisasi salah satu aspek sepak bola yang masih mengandalkan metode konvensional.

“Kami ingin membawa teknologi ke satu-satunya hal dalam sepak bola yang masih analog,” kata Sacco dalam wawancara dengan radio Uruguay, El Espectador Deportes.

Menurut Sacco, gagasan itu muncul lebih dari tiga tahun lalu ketika dirinya bersama sesama direktur REFe, Diego de la Pena, menyaksikan pertandingan dalam kondisi hujan. Situasi tersebut membuat keduanya memikirkan kesulitan yang dihadapi wasit ketika harus mencatat keputusan disiplin secara manual sebelum memasukkan data ke sistem digital.

Dalam uji coba pada pertandingan resmi, Eduardo Varela menilai perangkat tersebut cukup nyaman digunakan. Namun, ia mengakui bahwa penggunaan layar digital mengurangi unsur dramatis yang selama ini melekat pada gestur wasit saat mengangkat kartu kuning.

“Anda kehilangan sedikit keajaiban dari gerakan cepat mengangkat kartu, tetapi saya pikir ini akan sangat membantu kami, terutama dalam urusan administratif,” ujar Varela.

Keterlihatan Layar Masih Menjadi Kendala

Meski dinilai menjanjikan, perangkat kartu digital tersebut masih membutuhkan sejumlah penyempurnaan. Salah satu kendala yang muncul selama pengujian adalah keterlihatan layar, terutama ketika perangkat digunakan di bawah sinar matahari.

Dalam uji coba sebelumnya, penggunaan teknologi tersebut bahkan sempat dihentikan karena sinar matahari membuat tampilan layar sulit dilihat.

Editor: Hendra
Sumber: uruguay, Reuters, FIFA
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore