Eks bek Tottenham Hotspur Ramon Vega ingin mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA. (Instagram @ramonvega1415/@gianni_infantino)
JawaPos.com - Eks bek Tottenham Hotspur Ramon Vega secara resmi menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai penantang Gianni Infantino dalam pemilihan presiden FIFA yang akan digelar pada Maret 2027.
Ramon Vega menjadi kandidat pertama yang secara terbuka mengumumkan rencananya untuk melawan Infantino.
Mantan pemain Timnas Swiss itu tercatat mengoleksi 23 penampilan bersama negaranya dan pernah memperkuat sejumlah klub, termasuk Celtic, Watford, Cagliari, serta Grasshoppers Zurich.
Infantino sendiri berencana mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat dalam Kongres FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2027 di Rabat, Maroko.
Baca Juga:FIFA Tuduh UEFA Sebarkan Disinformasi Untuk Memengaruhi Pemilihan Gianni Infantino Selanjutnya
Namun, posisinya mendapat tekanan setelah rencana investasi swasta terkait Piala Dunia ditolak oleh tiga konfederasi (AFC, CONCACAF, UEFA) dan akhirnya dibatalkan.
Vega bukan nama baru dalam persaingan menuju kursi presiden FIFA. Pria berusia 55 tahun itu sebelumnya pernah mempertimbangkan pencalonan pada 2015, 2019, dan 2022.
Namun, Vega gagal memperoleh dukungan minimal lima dari 211 federasi anggota FIFA yang menjadi salah satu syarat untuk masuk dalam surat suara.
Baca Juga:Presiden UEFA Kritik Tajam Gianni Infantino Setelah Rencana Investasi Swasta FIFA Dibatalkan
Selain mendapatkan dukungan federasi, calon presiden FIFA juga harus memenuhi persyaratan lain, termasuk pernah berperan aktif dalam sepak bola selama setidaknya dua dari lima tahun terakhir serta lolos pemeriksaan kelayakan yang dilakukan komite FIFA.
Dalam pernyataannya pada Rabu (7/10), Vega menegaskan pencalonannya didorong oleh keinginannya untuk melakukan perubahan terhadap sepak bola dunia.
“Saya mencalonkan diri karena perjalanan hidup telah mempersiapkan saya untuk mengabdi pada dunia sepak bola. Saya berdiri di hadapan keluarga besar sepak bola dunia dengan kerendahan hati, tekad yang kuat, dan rasa tanggung jawab yang mendalam,” kata Vega dikutip dari ESPN.
Vega yang sejak pensiun sebagai pemain pada 2004 lebih banyak berkarier di bidang keuangan menilai FIFA membutuhkan perubahan mendasar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022