Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2026 | 19.51 WIB

Kiamat di Etihad! Manchester City, Ancaman Degradasi, Eksodus Bintang dan Pertaruhan Harga Diri Liga

Pep Guardiola dan Manchester City menghadapi ketidakpastian setelah laporan putusan pelanggaran aturan finansial Premier League. (Manchester City) - Image

Pep Guardiola dan Manchester City menghadapi ketidakpastian setelah laporan putusan pelanggaran aturan finansial Premier League. (Manchester City)

JawaPos.com — Manchester City menghadapi ancaman hukuman berat setelah panel independen Premier League dilaporkan menyatakan klub bersalah atas hampir seluruh dari 115 pelanggaran aturan finansial yang dituduhkan, dengan sanksi potensial mulai dari denda, pengurangan poin hingga pengusiran dari kompetisi.

Putusan itu belum menjadi akhir karena Manchester City diperkirakan mengajukan banding, membuat masa depan klub, trofi masa lalu, Pep Guardiola, para pemain bintang, dan kredibilitas Premier League berada dalam ketidakpastian.

Seberapa berat hukuman yang mengintai Manchester City?

Manchester City dapat menghadapi kombinasi hukuman jika putusan pelanggaran finansial tersebut bertahan dalam proses hukum, termasuk denda tanpa batas, pengurangan poin, suspensi hingga pengusiran dari Premier League.

Aturan kompetisi juga memberikan kewenangan untuk menjatuhkan hukuman lain yang dianggap sesuai, sehingga ruang sanksinya jauh lebih luas daripada sekadar denda finansial.

Ancaman paling konkret adalah pengurangan poin dalam jumlah besar, terutama karena dugaan pelanggaran mencakup periode sembilan musim sejak 2009 hingga 2018.

Pakar keuangan sepak bola Kieran Maguire memperkirakan hukuman yang konsisten dengan preseden sebelumnya dapat mencapai 40 hingga 60 poin.

“Jika kita melihat preseden yang ada, terdapat kasus Everton dan Nottingham Forest yang masing-masing dikenai pengurangan enam dan empat poin akibat satu pelanggaran yang mencakup periode tiga tahun,” kata Maguire.

“Menurut saya, Anda perlu menambahkan angka nol pada angka yang kita lihat terkait kasus Forest dan Everton; jadi, pengurangan poin di kisaran 40 hingga 60 poin akan sangat masuk akal dan konsisten dengan keputusan-keputusan sebelumnya.”

Besarnya pengurangan poin berpotensi mengubah posisi Manchester City dari kandidat juara menjadi tim yang terlibat dalam persaingan menghindari degradasi.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore