Ismail Kartal mengundurkan diri usai dilempar botol suporter Fenerbahce. (X/@Fenerbahce)
JawaPos.com - Pernyataan pengunduran diri Ismail Kartal secara mendadak membuat Presiden Fenerbahce Aziz Yildirim kaget. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Yildirim kemudian mengungkap alasan yang menurutnya berada di balik keputusan mendadak Kartal.
Sang presiden menyinggung besarnya tekanan terhadap pelatih, pemain, manajemen, dan klub setelah Fenerbahce berhasil lolos ke Liga Champions.
Yildirim menyebut pemberitaan dan komentar di media sosial telah menciptakan tekanan yang semakin besar terhadap klub.
Menurut Yildirim, Fenerbahce sebelumnya telah bertekad lolos ke Liga Champions dan target itu berhasil dicapai bersama Kartal. Oleh sebab itu, Yildirim meminta seluruh elemen klub memberikan dukungan kepada sang pelatih.
“Kami mengatakan akan lolos ke Liga Champions dan kami berhasil. Dengan siapa kami melakukannya? Dengan Ismail Kartal,” kata Yildirim dikutip dari situs resmi klub.
Sang presiden juga mengkritik pihak-pihak yang terus mempertanyakan kualitas skuad Fenerbahce serta memunculkan spekulasi mengenai pergantian presiden, manajemen, dan pelatih.
“Setiap hari mereka membicarakan sesuatu dan semua orang menentukan siapa yang akan menggantikan presiden, manajemen, dan pelatih. Bukan seperti itu cara kerjanya. Semua orang harus tenang dan menunggu,” ujarnya.
Baca Juga:Pemain Fenerbahce, Guendouzi dan Greenwood Dijatuhi Hukuman UEFA Usai Insiden Kericuhan Kontra Lyon
Yildirim meminta media untuk lebih berpegang pada fakta dan tidak membentuk opini publik berdasarkan spekulasi. Ia juga menyinggung pemberitaan mengenai transfer pemain serta persoalan kuota pemain asing yang menurutnya memiliki konsekuensi finansial bagi klub.
Ia menjelaskan bahwa Fenerbahce harus melepas sekitar 10 hingga 15 pemain karena persoalan kuota pemain asing. Namun, keputusan melepas pemain tidak semudah yang dibicarakan di media karena klub tetap harus memperhitungkan biaya transfer dan gaji. Menurut Yildirim, tekanan semacam itu akhirnya turut dirasakan Kartal.
Yildirim kemudian mengungkap insiden yang terjadi selama pertandingan melawan Roma menjadi puncak kekesalan Kartal. Sebuah botol dilempar dari tribun dan mengenai kepala Kartal ketika pertandingan berlangsung. “Malam ini mereka melempar botol ke kepala Pelatih Ismail. Kami melihatnya, dia juga melihatnya. Itu sebabnya dia kecewa. Itulah alasannya,” kata Yildirim.
Yildirim mengungkapkan bahwa dirinya berbicara langsung dengan Kartal setelah konferensi pers itu. Menurutnya, Kartal menyampaikan bahwa tekanan yang dialaminya sudah berdampak pada kondisi dirinya. “Saya baru saja berbicara dengan Ismail Kartal di dalam. Dia berbicara tentang insiden botol dan tekanan ini. Dia berkata, 'Saya sedang minum obat.' Saya juga minum 30 pil,” ujar Yildirim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022