
Liga Champions. (Istimewa)
JawaPos.com - UEFA resmi memberlakukan dua perubahan penting dalam regulasi pertandingan yang akan diterapkan mulai kompetisi antarklub Eropa musim 2026/2027.
Kebijakan tersebut berlaku untuk Liga Champions, Liga Europa, hingga UEFA Conference League dan langsung digunakan sejak babak kualifikasi yang kini sedang berlangsung.
Perubahan ini menjadi perhatian karena menyangkut dua aspek yang kerap memengaruhi jalannya pertandingan, yakni aturan akumulasi kartu kuning dan tampilan waktu pertandingan di stadion.
Selama beberapa musim terakhir, pemain maupun ofisial tim harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan setelah mengumpulkan tiga kartu kuning. Jika jumlah kartu terus bertambah menjadi lima dan tujuh, sanksi kembali diberlakukan.
Baca Juga:Sengit, Persija vs Arema Imbang 1-1 di Babak Pertama Perebutan Tempat Ketiga Piala Presiden 2026
Namun mulai musim ini, UEFA memutuskan menaikkan batas akumulasi tersebut. Kini pemain atau ofisial baru akan mendapat skorsing setelah mengoleksi empat kartu kuning. Hukuman berikutnya berlaku ketika jumlah kartu mencapai enam, delapan, dan seterusnya.
Perubahan itu tertuang dalam regulasi UEFA Pasal 63.02b. Aturan tersebut menjelaskan bahwa sejak pertandingan pertama fase liga, pemain maupun ofisial yang menerima empat kartu kuning tanpa disertai kartu merah akan otomatis menjalani hukuman satu pertandingan.
Setelah itu, sanksi kembali berlaku setiap kali jumlah kartu kuning mencapai angka genap berikutnya.
Kebijakan baru ini dinilai memberi sedikit ruang bagi pemain untuk tampil lebih konsisten sepanjang kompetisi. Dengan ambang batas yang lebih tinggi, risiko kehilangan pemain penting akibat akumulasi kartu pada fase awal turnamen menjadi lebih kecil dibanding musim-musim sebelumnya.
Selain mengubah aturan akumulasi kartu, UEFA juga memperbarui sistem penayangan waktu pertandingan di stadion.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
