
Sejumlah pemain AC Milan terancam posisinya setelah pergatian pelatih dari Massimiliano Allegrike Ruben Amorim. (Istimewa)
JawaPos.com - Pergantian pelatih hampir selalu membawa perubahan besar di sebuah klub. Hal itu kini mulai dirasakan sejumlah pemain AC Milan setelah Ruben Amorim resmi mengambil alih kursi pelatih yang sebelumnya ditempati Massimiliano Allegri.
Empat pilar AC Milab yang musim lalu nyaris tak tergantikan, yakni Matteo Gabbia, Fikayo Tomori, Davide Bartesaghi, dan Alexis Saelemaekers, kini menghadapi situasi yang jauh berbeda. Posisi mereka sebagai pemain inti mulai dipertanyakan seiring perubahan filosofi permainan yang diterapkan Ruben Amorim.
Di bawah Allegri, keempat pemain tersebut menjadi bagian penting dalam skema tim. Mereka mendapat kepercayaan besar dan tampil secara konsisten sepanjang musim.
Baca Juga:Era Baru Juventus Dimulai, Luciano Spalletti Terapkan Latihan Intensif Sambil Menunggu Rekrutan Baru
Namun, memasuki musim 2026/2027, persaingan di dalam skuad Rossoneri semakin ketat. Amorim dikenal sebagai pelatih yang memiliki pendekatan berbeda. Dia mengedepankan permainan yang lebih dinamis dengan sistem dan metode latihan yang tidak sama dengan pendahulunya. Perubahan itu membuat seluruh pemain harus kembali membuktikan kualitasnya sejak awal pramusim.
Matteo Gabbia menjadi salah satu pemain yang posisinya mulai mendapat ancaman. Bek asal Italia itu sebelumnya menjadi andalan di jantung pertahanan Milan. Kini, persaingan di lini belakang semakin terbuka sehingga ia harus bekerja lebih keras agar tetap masuk dalam pilihan utama.
Situasi serupa juga dialami Fikayo Tomori. Bek asal Inggris tersebut merupakan sosok penting pada era Allegri. Namun, perubahan kebutuhan taktik membuat peluangnya tampil sebagai starter tidak lagi sepenuhnya aman.
Di sektor sayap, Alexis Saelemaekers juga menghadapi tantangan baru. Kemampuannya yang fleksibel memang menjadi nilai tambah, tetapi persaingan dengan pemain lain serta kemungkinan aktivitas Milan di bursa transfer membuat masa depannya belum sepenuhnya jelas.
Sementara itu, Davide Bartesaghi sebagai pemain muda juga harus bersaing lebih keras untuk mendapatkan menit bermain. Kehadiran opsi baru di lini pertahanan membuat kesempatan tampilnya diprediksi tidak akan semudah musim sebelumnya.
Meski demikian, peluang empat pemain tersebut untuk tetap berkontribusi masih terbuka lebar. Milan akan menjalani musim yang padat dengan tampil di Serie A, kompetisi Eropa, dan Coppa Italia. Jadwal yang rapat membuat Amorim hampir pasti membutuhkan rotasi pemain sepanjang musim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022