
Vozinha usai laga Tanjung Verde vs Spanyol. (FIFA)
JawaPos.com - Perjalanan sepak bola setiap negara memang tidak selalu berjalan dalam garis lurus. Ada tim yang mampu berkembang pesat dalam waktu relatif singkat, sementara ada pula yang masih berjuang menemukan konsistensi untuk bersaing di level tertinggi.
Salah satu contoh menarik datang dari Tanjung Verde. Negara kepulauan kecil di lepas pantai barat Afrika itu tengah menjadi sorotan setelah berhasil tampil di Piala Dunia 2026 dan bahkan mencuri perhatian dengan menahan imbang Spanyol dalam salah satu pertandingan fase grup.
Pencapaian tersebut terasa semakin menarik jika melihat catatan ranking FIFA lebih dari dua dekade lalu. Pada April 2000, Indonesia berada di posisi ke-85 dunia.
Saat itu, Tanjung Verde masih berada jauh di belakang, menempati peringkat ke-182 FIFA.
Perbedaan hampir 100 tingkat tersebut menunjukkan bahwa Indonesia pernah memiliki posisi yang jauh lebih baik dibandingkan negara yang kini menjadi salah satu kisah menarik di panggung sepak bola dunia.
Dengan jumlah penduduk yang hanya sekitar 500 ribu jiwa, Tanjung Verde tentu bukan negara yang diunggulkan untuk tampil di level tertinggi.
Namun dalam beberapa tahun terakhir mereka menunjukkan perkembangan yang stabil, baik dari sisi pembinaan pemain maupun kemampuan bersaing di level internasional.
Banyak pemain Tanjung Verde yang berkarier di berbagai liga Eropa. Kehadiran pemain diaspora menjadi salah satu faktor penting yang membantu peningkatan kualitas tim nasional mereka. Hasilnya kini mulai terlihat dengan keberhasilan mereka menembus putaran final Piala Dunia.
Di sisi lain, Indonesia masih terus berupaya mewujudkan impian yang sama. Berbagai langkah pembenahan telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari peningkatan kualitas kompetisi, program naturalisasi, hingga pengembangan kelompok usia muda.
Karena itu, kisah Tanjung Verde tidak hanya menarik untuk disimak, tetapi juga dapat menjadi pengingat bahwa perkembangan sepak bola sebuah negara sangat dipengaruhi oleh perencanaan jangka panjang dan konsistensi dalam menjalankan program pembinaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022