
Jose Mourinho kembali ke Real Madrid dengan kontrak tiga tahun. (@realmadrid/Instagram).
JawaPos.com - Real Madrid secara resmi mengumumkan kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih kepala untuk periode kedua, setelah klub mengakhiri kerja sama dengan Alvaro Arbeloa. Kepastian itu disampaikan melalui pernyataan resmi klub pada Jumat (12/6).
Real Madrid menyebut bahwa Jose Mourinho telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun di Santiago Bernabeu. Pelatih asal Portugal itu kembali ke ibu kota Spanyol setelah sempat menangani Benfica selama satu musim terakhir.
Benfica sebelumnya mengonfirmasi bahwa Real Madrid bersedia membayar kompensasi sebesar 15 juta euro (sekitar Rp 309 miliar) guna menebus sisa kontrak Jose Mourinho di klub asal Portugal itu.
Baca Juga:Profil Oh Hyeon-gyu, Striker Beşiktaş yang Menangkan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Kembalinya Mourinho juga tidak lepas dari peran Florentino Perez yang pernah berjanji akan membawa sang pelatih kembali jika terpilih lagi menjadi presiden klub. Selain itu, Perez juga menjanjikan perekrutan sejumlah pemain anyar, termasuk Ibrahima Konate dan Denzel Dumfries, serta berkomitmen mengajukan tawaran sebesar 150 juta euro (sekitar tiga triliun rupiah) untuk mendatangkan pemain bintang.
Sebagai bagian dari realisasi janji tersebut, Real Madrid sebelumnya telah mengajukan tawaran senilai 150 juta euro kepada Atletico Madrid untuk penyerang Julian Alvarez. Namun, tawaran itu ditolak oleh klub rival sekotanya.
Mourinho kembali ke Madrid dengan tugas berat, yakni mengangkat kembali performa tim setelah mengalami dua musim berturut-turut tanpa gelar. Kondisi itu terjadi di bawah kepemimpinan Carlo Ancelotti, dilanjutkan Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa. Mourinho pernah menangani Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013.
Pada periode pertamanya bersama Real Madrid, Mourinho mencatatkan sejumlah prestasi penting, termasuk satu gelar La Liga, satu Copa del Rey, dan satu Supercopa de Espana. Pelatih berusia 63 tahun itu juga berhasil membawa tim mencapai semifinal Liga Champions selama tiga musim beruntun.
Dilansir dari ESPN, sejak meninggalkan Madrid pada 2013, Mourinho telah melatih sejumlah klub besar Eropa, seperti Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, Fenerbahce, hingga Benfica.
Namun, catatan prestasinya dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan dengan trofi terakhir yang diraihnya adalah UEFA Europa Conference League bersama AS Roma empat tahun lalu. Sementara itu, gelar liga terakhirnya diraih lebih dari satu dekade lalu bersama Chelsea pada 2015.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022