
Presiden Real Madrid Florentino Perez sukses bawa klubnya di era modern. (Istimewa)
JawaPos.com - Nama Florentino Perez hampir tidak pernah absen ketika membahas kesuksesan Real Madrid di era modern.
Di balik deretan trofi Real Madrid, transfer pemain bintang, hingga perkembangan bisnis klub yang terus meningkat, terdapat sosok Florentino Perez, pria asal Madrid yang selama lebih dari dua dekade menjadi penggerak utama perjalanan Los Blancos.
Lahir di Madrid, Spanyol, pada 8 Maret 1947, Florentino Perez awalnya bukan berasal dari dunia sepak bola. Dia merupakan seorang insinyur sipil yang membangun karier di sektor konstruksi dan bisnis.
Baca Juga:Eks Arema FC Ze Gomes Kembali ke Indonesia, Kini Tangani Madura United Super League Musim 2026/2027
Berkat kiprahnya di dunia usaha, Perez berkembang menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di Spanyol sebelum akhirnya terjun ke dunia sepak bola. Titik balik kariernya terjadi pada 2000 ketika dia mencalonkan diri sebagai presiden Real Madrid.
Saat kampanye berlangsung, Perez membuat janji yang dianggap sulit dipercaya banyak pihak, yakni mendatangkan Luis Figo dari rival abadi, Barcelona. Janji tersebut sempat menjadi bahan perdebatan karena Figo saat itu merupakan salah satu ikon Blaugrana.
Namun setelah memenangkan pemilihan presiden klub, Perez berhasil merealisasikan janjinya. Transfer Figo menjadi salah satu perpindahan pemain paling kontroversial dalam sejarah sepak bola dan sekaligus menandai dimulainya era baru di Real Madrid.
Di bawah kepemimpinannya, lahirlah proyek yang dikenal sebagai era Galacticos. Real Madrid mendatangkan sejumlah pemain terbaik dunia seperti Zinedine Zidane, Ronaldo Nazario, David Beckham, Michael Owen, hingga Roberto Carlos yang menjadi wajah baru klub di panggung internasional.
Strategi tersebut tidak hanya bertujuan meraih prestasi di lapangan, tetapi juga memperkuat nilai komersial dan popularitas Real Madrid secara global. Meski sempat mengundurkan diri pada 2006, Perez kembali menjabat sebagai presiden pada 2009. Periode keduanya justru menjadi fase paling sukses dalam sejarah modern klub.
Dia membangun fondasi tim yang kemudian mendominasi sepak bola Eropa dengan menghadirkan pemain-pemain seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Luka Modrić, dan Toni Kroos.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
