
Kapten Timnas Inggris, Harry Kane. (Istimewa)
JawaPos.com - Timnas Inggris sukses mengamankan kemenangan 1-0 atas Selandia Baru dalam laga pemanasan menuju Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Raymond James, Tampa, Florida, Sabtu (6 Juni). Namun, hasil positif tersebut ternyata tidak cukup untuk memuaskan para pendukung Three Lions.
Banyak fans justru melontarkan kritik terhadap gaya bermain tim asuhan Thomas Tuchel yang dianggap lambat, pasif, dan jauh dari kata menghibur.
Pada pertandingan tersebut, Tuchel menurunkan susunan pemain yang cukup kuat. Jordan Pickford mengawal gawang, didukung lini belakang yang dihuni John Stones, Marc Guéhi, Jarell Quansah, dan Djed Spence.
Baca Juga:Dapat Protes Massal, FIFA Batalkan Larangan Soal Botol Air Minum di Pertandingan Piala Dunia 2026
Sementara Jordan Henderson, Kobbie Mainoo, dan Morgan Rogers mengisi lini tengah, dengan Marcus Rashford, Harry Kane, dan Ollie Watkins bertugas di lini depan.
Beberapa pemain Arsenal seperti Declan Rice, Noni Madueke, Bukayo Saka, dan Eberechi Eze belum dimainkan karena baru bergabung dengan skuad setelah tampil di final Liga Champions.
Meski menghadapi tim dengan kualitas yang berada jauh di bawah mereka, Inggris kesulitan mengubah dominasi menjadi peluang berbahaya. Dalam cuaca panas Tampa, sejumlah pemain tampak kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya.
Baca Juga:Legenda Timnas Jerman Prediksi Cristiano Ronaldo Bersama Portugal Akan Memenangkan Piala Dunia 2026
Gol semata wayang akhirnya tercipta menjelang turun minum. Harry Kane sukses menyundul umpan silang Djed Spence pada masa injury time babak pertama untuk membawa Inggris unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Tuchel melakukan pergantian total dengan menurunkan sebelas pemain berbeda. James Trafford, Reece James, Dan Burn, Ezri Konsa, Tino Livramento, Jude Bellingham, Elliot Anderson, Nico O'Reilly, Anthony Gordon, Ivan Toney, hingga debutan Rio Ngumoha mendapat kesempatan tampil.
Namun, perubahan tersebut tidak banyak mengubah kesan yang ditinggalkan tim di atas lapangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022