
Timnas Cape Verde. (Istimewa)
JawaPos.com - Timnas Cape Verde tergabung dalam Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, penampilan Cape Verde cukup menarik untuk dinantikan.
Sebagai negara kepulauan dengan populasi sekitar setengah juta penduduk dan luar daratan hanya 4.000 kilometer persegi, Cape Verde berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bersaing di pentas dunia. Buktinya, tim berjuluk Hiu Biru itu sukses mengunci tiket putaran final Piala Dunia 2026.
Perjalanan Cape Verde dalam membangun kekuatan sepak bolanya terjadi pada 1978 setelah merdeka pada 1975. Dari waktu ke waktu, mereka terus mengembangkan pengalaman dan ambisinya.
Kekuatan budaya sepak bola menjadi perekat yang menyatukan negara tersebut dengan diaspora mereka yang tersebar luas. Dalam beberapa tahun terakhir, para pemain keturunan dari berbagai latar belakang mulai ambil bagian dalam proyek besar ini, hingga sukses mengukir tinta emas lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Baca Juga:Kejutan Lionel Scaloni di Skuad Argentina Piala Dunia 2026! Buendia dan Soule Berpeluang Dipanggil
Perjalanan Hiu Biru menggoreskan tinta sejarah penuh lika-liku. Cape Verde pernah mencobanya untuk lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar, namun upaya tersebut gagal. Namun demikian, mereka menolak menyerah dan kegagalan tersebut pun kini terbayar lunas.
Cape Verde memastikan tiket putaran final setelah tampil impresif di Kualifikasi Zona Afrika (CAF). Tim asuhan Pedro Leitao Brito atau yang akrab disapa Bubista itu sejatinya tergabung dalam grup cukup berat bersama Kamerun, Angola, Libya, Mauritius, dan Eswatini.
Namun Cape Verde berhasil melawan kemustahilan. Skuad Hiu Biru secara mengejutkan memastikan tiket putaran final setelah memuncaki klasemen akhir Grup D dengan raihan 23 poin, unggul empat angka atas Kamerun yang berada di posisi kedua.
Keberhasilan tersebut menjadi momen yang sangat bersejarah bagi Cape Verde. Karena untuk pertama kalinya, negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik itu berhasil lolos ke Piala Dunia.
Yang jelas, kesuksesan Cape Verde tak lepas dari sentuhan dingin Bubista. Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada 2020, performa skuad Hiu Biru berkembang sangat pesat.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
