
Kali Terakhir Robert Lewandowski di Camp Nou. (X/@FabrizioRomano)
JawaPos.com - Spotify Camp Nou membara, sekaligus dilingkupi atmosfer haru yang pekat pada Senin (18/5). Barcelona sukses menutup laga kandang pamungkas mereka di La Liga musim ini dengan kemenangan krusial atas Real Betis.
Hasil ini sekaligus menyempurnakan rekor kandang El Barca sepanjang musim yaitu 19 kemenangan bersih tanpa cela. Namun, daya tarik utama laga penentuan kedua terakhir ini bukan sekadar tiga poin. Melainkan panggung perpisahan sang predator kotak penalti, Robert Lewandowski.
Kendati gagal mencetak gol di laga pemungkasnya di Catalan, rasa cinta publik Barcelona dan ruang ganti tim tidak berkurang sedikit pun untuk striker asal Polandia tersebut. Entrenador Barcelona Hansi Flick, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya yang berlipat ganda. Di satu sisi, ia takjub dengan konsistensi anak asuhnya di kandang. Di sisi lain, dia emosional melepas kepergian penyerang yang sudah bertahun-tahun bekerja sama dengannya.
Baca Juga: Kisah Perjuangan Veda Ega Pratama Salip 12 Pembalap dan Finis ke-8 di Moto3 Catalunya 2026
"Malam ini bisa saja menjadi malam yang sempurna dengan gol dari Robert. Jadi, bisa dibilang ini hampir sempurna," ujar Flick dikutip melalui laman Marca, Senin (18/5).
Kehilangan striker yang disebut Flick sebagai nomor 9 terbaik di dunia selama 20 tahun terakhir jelas meninggalkan lubang besar. Flick mengakui mencari pengganti Lewy tidak akan mudah. Manajemen Barcelona kini harus memutar otak demi berburu suksesor yang sepadan.
Sinergi ruang ganti yang harmonis juga terpancar dari pernyataan Raphinha. Winger lincah asal Brasil tersebut memberikan penghormatan tinggi kepada sang senior. Di laga tersebut, ban kapten bahkan diserahkan kepada Lewandowski sebagai bentuk respect tertinggi dari skuad.
”Sejak pertama kali tiba di klub, Lewy telah memberikan kontribusi yang sangat besar lewat kerja keras, gol, kepribadian, dan pengalamannya. Hal paling adil yang bisa kami lakukan hari ini adalah memberikan penghormatan ini untuknya. Kami sangat bersyukur bisa berbagi ruang ganti bersamanya," ungkap Raphinha.
Mengenai rekor 100 persen kemenangan kandang musim ini, Raphinha menyebutnya sebagai pencapaian spektakuler.
"Bisa mengakhiri musim dengan memenangkan sluruh laga kandang di deoan suporter kami adalah sesuatu yang luar biasa. Kami berharap musim depan akan sama seperti ini," tambah pemain Tim Nasional Brasil tersebut.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
